Angeun lada
Angeun Lada adalah makanan tradisional Banten, berakar di budaya Sunda, terutama di Pandeglang.
Ringkasan merujuk ke Angeun Lada — Wikipedia bahasa Inggris · Cara membaca informasi
Nama lain: Angeun Lada

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:180509536- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Banten. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Angeun Lada adalah makanan tradisional Banten, berakar di budaya Sunda, terutama di Pandeglang. Nama Angeun Lada berasal dari dua kata bahasa Sunda: angeun, yang berarti "sayuran" atau "sup", dan lada, yang berarti" pedas". Makanan tradisional ini telah menjadi hidangan wajib bagi masyarakat, terutama di Pandeglang dan selama perayaan Eid. Tradisi kuliner ini diyakini telah ada sejak kedatangan Islam di Banten. Angeun Lada diakui sebagai salah satu Warisan Budaya Intangible Banten dan secara resmi terdaftar oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan SMP dengan nomor pendaftaran 244/P/2016.[WP-80509536]
Catatan dari sumber
Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Banten. Konteks sajian: Main course. Penyajian: Hot. Komponen yang dicatat: Beef tripe, Buffalo meat, Beef, or Goat meat.[WP-80509536]
Bahan menurut versi sumber
Komponen menurut sumber (istilah asli): Beef tripe, Buffalo meat, Beef, or Goat meat.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris
Angeun Lada is a traditional Bantenese food, rooted in Sundanese culture, particularly in the Pandeglang. The name Angeun Lada originates from two Sundanese words: angeun, meaning "vegetable" or "soup," and lada, meaning "spicy." Therefore, Angeun Lada means a spicy vegetable dish. This traditional food has become a mandatory dish for the community, especially in Pandeglang and during Eid celebrations. This culinary tradition is believed to have existed since the arrival of Islam in Banten. Angeun Lada is recognized as one of the Intangible Cultural Heritages of Banten and is officially registered by the Ministry of Primary and Secondary Education with the registration number 244/P/2016.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WP-80509536 · Kontributor Wikipedia
Angeun Lada — Wikipedia bahasa Inggris
Diadaptasi dari bagian pembuka dan ringkasan fakta artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 1339085836, 2026-02-18T21:47:40Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.