Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan

Babungku

Babungku atau Babongko adalah makanan khas Banjar Kalimantan Selatan.

Ringkasan merujuk ke Babungku — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar Babungku
Gambar Babungku dari Wikimedia Commons. Arcuscloud · CC BY 4.0 · Arcuscloud

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010003017076
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Wilayah belum dicatat
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Babungku atau Babongko adalah makanan khas Banjar Kalimantan Selatan. Babungku bermakna berbungkus. Babungku berbentuk gumpalan berwarna kehijauan yang terasa kenyal dan lembut dan jika dibuka bentuknya akan terlihat seperti puding hunkue, walaupun sebenarnya kue ini berbahan tepung beras. Kue ini bisa ditemukan di daerah Kalimantan Timur dan Tengah, khususnya di daerah suku Banjar serta suku Kutai dan dijajakan di pasar tradisional. Masyarakat Kutai biasanya mengkonsumsi Babungku sebagai sarapan, selain itu juga ditemukan dalam acara besar, seperti pernikahan atau beseprah (ritual sarapan besar). Selain itu, Babungku juga bisa ditemukan di Maluku Tengah dan juga dikenal dengan nama kue Bongko oleh masyarakat Palinggam, Sumatera Barat. Jika dilihat sekilas, Babungku mirip dengan bubur sumsum, namun Babungku menggunakan tepung beras yang diberi pewarna hijau dari daun suji dan disajikan dalam bungkus daun pisang berbentuk piramida. Makna filosofi dari dibungkus daun pisang dan diikat dengan lidi dan daun kelapa tersebut adalah bahwa dalam kehidupan sehari-hari tidak semua hal yang harus diketahui oleh orang lain.[WPI-3017076]

Bahan menurut versi sumber

Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Babungku atau Babongko adalah makanan khas Banjar Kalimantan Selatan. Babungku bermakna berbungkus. Babungku berbentuk gumpalan berwarna kehijauan yang terasa kenyal dan lembut dan jika dibuka bentuknya akan terlihat seperti puding hunkue, walaupun sebenarnya kue ini berbahan tepung beras. Kue ini bisa ditemukan di daerah Kalimantan Timur dan Tengah, khususnya di daerah suku Banjar serta suku Kutai dan dijajakan di pasar tradisional. Masyarakat Kutai biasanya mengkonsumsi Babungku sebagai sarapan, selain itu juga ditemukan dalam acara besar, seperti pernikahan atau beseprah (ritual sarapan besar). Selain itu, Babungku juga bisa ditemukan di Maluku Tengah dan juga dikenal dengan nama kue Bongko oleh masyarakat Palinggam, Sumatera Barat. Jika dilihat sekilas, Babungku mirip dengan bubur sumsum, namun Babungku menggunakan tepung beras yang diberi pewarna hijau dari daun suji dan disajikan dalam bungkus daun pisang berbentuk piramida. Makna filosofi dari dibungkus daun pisang dan diikat dengan lidi dan daun kelapa tersebut adalah bahwa dalam kehidupan sehari-hari tidak semua hal yang harus diketahui oleh orang lain.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-3017076 · Kontributor Wikipedia

      Babungku — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 29322993, 2026-06-06T21:37:15Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.