Bau peapi
Bau peapi adalah makanan khas mandar dari olahan ikan dari Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Ringkasan merujuk ke Bau peapi — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010003688847- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Catatan tempat
- Wilayah menurut sumber: Sulawesi. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Bau peapi adalah makanan khas mandar dari olahan ikan dari Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Makanan ini memiliki kuah kuning dan bercita rasa campuran rasa asam, pedas, dan gurih. Bau peapi dimasak menggunakan ikan laut segar. Dalam bahasa Mandar, Bau berarti ikan dan Peapi berarti dimasak atau direbus. Makanan ini biasanya disantap dengan nasi atau dengan jepa. Untuk ikan yang digunakan biasanya dipilih ikan tuna, ikan tenggiri, dan ikan cakalang, yang dimasak dengan campuran bumbu di antaranya lasuna Mandar (daun bawang lokal), pammaisang (asam mangga), dan minna Mandar (minyak kelapa lokal). Bahan lainnya yakni lasuna mamea (bawang merah), kaiyyang (cabe besar), cawe kecil (cabe rawit), dan asso atau kunyit basah. Masing-masing keluarga atau rumah makan yang menjual Bau Peapi memiliki resep sendiri-sendiri dalam pemilihan ikan dan bumbu pelengkapnya. Penggunaan bumbu khusus yang hanya ada di Sulawesi Barat menjadikan makanan ini terasa unik. Bau Peapi tidak dimasak menggunakan santan dan hanya rebusan ikan dengan kuah berbumbu. Selain pammaisang, bumbu tersebut adalah mangga muda jenis tertentu yang bernama toissang padre, ka’lo’li dan cammi’.[WPI-3688847]
Catatan dari sumber
Wilayah menurut sumber: Sulawesi. Konteks sajian: Makanan. Penyajian: Suhu ruangan.[WPI-3688847]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Bau peapi adalah makanan khas mandar dari olahan ikan dari Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Makanan ini memiliki kuah kuning dan bercita rasa campuran rasa asam, pedas, dan gurih. Bau peapi dimasak menggunakan ikan laut segar. Dalam bahasa Mandar, Bau berarti ikan dan Peapi berarti dimasak atau direbus. Makanan ini biasanya disantap dengan nasi atau dengan jepa. Untuk ikan yang digunakan biasanya dipilih ikan tuna, ikan tenggiri, dan ikan cakalang, yang dimasak dengan campuran bumbu di antaranya lasuna Mandar (daun bawang lokal), pammaisang (asam mangga), dan minna Mandar (minyak kelapa lokal). Bahan lainnya yakni lasuna mamea (bawang merah), kaiyyang (cabe besar), cawe kecil (cabe rawit), dan asso atau kunyit basah. Masing-masing keluarga atau rumah makan yang menjual Bau Peapi memiliki resep sendiri-sendiri dalam pemilihan ikan dan bumbu pelengkapnya. Penggunaan bumbu khusus yang hanya ada di Sulawesi Barat menjadikan makanan ini terasa unik. Bau Peapi tidak dimasak menggunakan santan dan hanya rebusan ikan dengan kuah berbumbu. Selain pammaisang, bumbu tersebut adalah mangga muda jenis tertentu yang bernama toissang padre, ka’lo’li dan cammi’.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-3688847 · Kontributor Wikipedia
Bau peapi — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29325408, 2026-06-07T18:21:07Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.