Belalang goreng
Belalang goreng atau walang goreng (Hanacaraka) adalah makanan tradisional Indonesia khas Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
Ringkasan merujuk ke Belalang goreng — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010004634834- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Belalang goreng atau walang goreng (Hanacaraka) adalah makanan tradisional Indonesia khas Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Hidangan ini terbuat dari belalang kayu (Valanga nigricornis) yang dibersihkan, dibumbui, lalu digoreng kering hingga renyah. Kuliner ini sering dijajakan sebagai camilan di warung pinggir jalan dan oleh-oleh wisatawan di Gunungkidul. Dahulu belalang dianggap hama, tetapi penduduk setempat mengolahnya menjadi makanan bergizi setelah sejumlah serangan hama besar melanda Jawa pada akhir abad ke-19. Pengolahan walang goreng biasanya melibatkan langkah-langkah tradisional berikut: Metode modern serupa diterapkan oleh UMKM, kini banyak belalang siap goreng atau bumbu instan dijual dalam kemasan. Meski begitu, teknik tradisional seperti menggoreng dadakan (segarnya digoreng saat dipesan) masih dijumpai di beberapa penjual lokal seperti di sepanjang Jalan Wonosari, tepatnya di Taman Hutan Raya (Tahura) Bunder, Kabupaten Gunungkidul.[WPI-4634834]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Belalang goreng atau walang goreng (Hanacaraka: ) adalah makanan tradisional Indonesia khas Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Hidangan ini terbuat dari belalang kayu (Valanga nigricornis) yang dibersihkan, dibumbui, lalu digoreng kering hingga renyah. Kuliner ini sering dijajakan sebagai camilan di warung pinggir jalan dan oleh-oleh wisatawan di Gunungkidul. Dahulu belalang dianggap hama, tetapi penduduk setempat mengolahnya menjadi makanan bergizi setelah sejumlah serangan hama besar melanda Jawa pada akhir abad ke-19. Pengolahan walang goreng biasanya melibatkan langkah-langkah tradisional berikut: Metode modern serupa diterapkan oleh UMKM, kini banyak belalang siap goreng atau bumbu instan dijual dalam kemasan. Meski begitu, teknik tradisional seperti menggoreng dadakan (segarnya digoreng saat dipesan) masih dijumpai di beberapa penjual lokal seperti di sepanjang Jalan Wonosari, tepatnya di Taman Hutan Raya (Tahura) Bunder, Kabupaten Gunungkidul.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-4634834 · Kontributor Wikipedia
Belalang goreng — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Proses pengolahan; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 28798335, 2026-01-10T07:55:40Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.