Biji khatib
Biji khatib adalah makanan tradisional Bengkulu, bahan utamanya terbuat dari beras (beghas dalam bahasa Bengkulu).
Ringkasan merujuk ke Biji khatib — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010002765152- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Biji khatib adalah makanan tradisional Bengkulu, bahan utamanya terbuat dari beras (beghas dalam bahasa Bengkulu). Ada tiga macam beras bengkulu, yaitu: beras giling (beghas tutuak mesin), beras merah tumbuk (beghas basau) dan beras pecah kulit (beghas pecah kulit). Beras pecah kulit beras yang paling jarang ditemui karena jarang disimpan di rumah. Di Bengkulu juga dikenal dua macam beras ketan, yaitu beras ketan putih (beghas pulut putia) dan beras ketan hitam (beghas padi aghang). Beras-beras tersebut merupakan bahan untuk membuat biji khatib, bahan lainnya adalah santan kelapa, santan akan memberikan rasa gurih dan lezat pada biji khatib. Selain bahan utama bumbu-bumbu yang tidak kalah pentingnya adalah kapur sirih, gula pasir, dan garam. Baik kelapa maupun sirih diambil dari pekarangan rumah mereka sendiri.[WPI-2765152]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Biji khatib adalah makanan tradisional Bengkulu, bahan utamanya terbuat dari beras (beghas dalam bahasa Bengkulu). Ada tiga macam beras bengkulu, yaitu: beras giling (beghas tutuak mesin), beras merah tumbuk (beghas basau) dan beras pecah kulit (beghas pecah kulit). Beras pecah kulit beras yang paling jarang ditemui karena jarang disimpan di rumah. Di Bengkulu juga dikenal dua macam beras ketan, yaitu beras ketan putih (beghas pulut putia) dan beras ketan hitam (beghas padi aghang). Beras-beras tersebut merupakan bahan untuk membuat biji khatib, bahan lainnya adalah santan kelapa, santan akan memberikan rasa gurih dan lezat pada biji khatib. Selain bahan utama bumbu-bumbu yang tidak kalah pentingnya adalah kapur sirih, gula pasir, dan garam. Baik kelapa maupun sirih diambil dari pekarangan rumah mereka sendiri.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-2765152 · Kontributor Wikipedia
Biji khatib — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 26980205, 2025-02-28T23:23:57Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.