Bubur baayak
Bubur baayak merupakan kue (wadai) khas dari Kalimantan Selatan yang proses pembuatannya melalui tahapan pengayakan atau penyaringan.
Ringkasan merujuk ke Bubur baayak — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010003017088- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Bubur baayak merupakan kue (wadai) khas dari Kalimantan Selatan yang proses pembuatannya melalui tahapan pengayakan atau penyaringan. Pengayakan dilakukan dengan menggunakan nyiru jarang. Mulanya tepung beras diayak dengan nyiru jarang, yaitu tampah yang berlubang-lubang. Awalnya, tepung beras diayak dengan nyiru jarang, dan hasil pengayakan inilah yang kemudian dijadikan bahan utama dalam pembuatan bubur Baayak. Makna filosofis dari proses pengayakan ini menggambarkan bahwa dalam kehidupan diperlukan proses seleksi atau penyaringan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik. Bubur Baayak memiliki cita rasa yang manis dan gurih. Teksturnya unik karena menyerupai adonan cendol yang berbentuk butiran kecil-kecil setelah melalui proses pengayakan. Pembuatan bubur Baayak diawali dengan mencampurkan tepung beras, air kapur, dan sedikit garam hingga membentuk adonan kental. Selanjutnya, gula merah direbus hingga larut dalam air mendidih. Setelah itu, adonan tepung beras disaring menggunakan nyiru jarang sehingga membentuk butiran-butiran kecil yang langsung jatuh ke dalam rebusan gula merah. Butiran tersebut akan mengapung ke permukaan ketika sudah matang.[WPI-3017088]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Bubur baayak merupakan kue (wadai) khas dari Kalimantan Selatan yang proses pembuatannya melalui tahapan pengayakan atau penyaringan. Pengayakan dilakukan dengan menggunakan nyiru jarang. Mulanya tepung beras diayak dengan nyiru jarang, yaitu tampah yang berlubang-lubang. Awalnya, tepung beras diayak dengan nyiru jarang, dan hasil pengayakan inilah yang kemudian dijadikan bahan utama dalam pembuatan bubur Baayak. Makna filosofis dari proses pengayakan ini menggambarkan bahwa dalam kehidupan diperlukan proses seleksi atau penyaringan untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik. Bubur Baayak memiliki cita rasa yang manis dan gurih. Teksturnya unik karena menyerupai adonan cendol yang berbentuk butiran kecil-kecil setelah melalui proses pengayakan. Pembuatan bubur Baayak diawali dengan mencampurkan tepung beras, air kapur, dan sedikit garam hingga membentuk adonan kental. Selanjutnya, gula merah direbus hingga larut dalam air mendidih. Setelah itu, adonan tepung beras disaring menggunakan nyiru jarang sehingga membentuk butiran-butiran kecil yang langsung jatuh ke dalam rebusan gula merah. Butiran tersebut akan mengapung ke permukaan ketika sudah matang.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-3017088 · Kontributor Wikipedia
Bubur baayak — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 28659135, 2025-12-04T00:09:42Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.