Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan

Cingkaruk

Cingkaruk atau cangkaruk adalah kue tradisional Indonesia yang terbuat dari beras ketan.

Ringkasan merujuk ke Cingkaruk — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar Cingkaruk
Gambar Cingkaruk dari Wikimedia Commons. Volstand · CC BY-SA 4.0 · Volstand

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010003017089
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Wilayah belum dicatat
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Cingkaruk atau cangkaruk adalah kue tradisional Indonesia yang terbuat dari beras ketan. Kue ini banyak ditemukan dipasar-pasar tradisional terutama di Kota Banjarmasin ataupun pada gelaran kuliner yang diselenggarakan di Kalimantan Selatan. Di Kalimantan Selatan, umumnya cingkaruk berwarna merah kecoklatan yang berasal dari bahan gula merah sehingga disebut juga cingkaruk habang atau merah. Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Banjar, beras merupakan kebutuhan pokok atau makanan utama. Sementara itu, cingkaruk habang terbuat dari bahan tersebut. Artinya, Cingkaruk Habang merupakan simbol dari kehidupan manusia. Selain cingkaruk habang, terdapat juga cingkaruk putih. Bahan dasar dan proses pembuatan keduanya sama, yang membedakan hanya warna yang berasal dari perbedaan penggunaan gula. Berbeda dengan cingkaruk habang, cingakruk putih menggunakan gula pasir sehingga warnanya menjadi putih. Kue ini juga dikenal dengan nama Cengkalok, Cengkaruk, atau Ladu di Kalimantan Barat; terutama di Kabupaten Mempawah. Hampir mirip dengan cangkaruk di Kota Banjarmasin, cengkaruk dari kabupaten Mempawah juga terbuat dari beras ketan yang disangrai dengan gula merah serta ditaburi parutan kelapa.[WPI-3017089]

Bahan menurut versi sumber

Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Cingkaruk atau cangkaruk adalah kue tradisional Indonesia yang terbuat dari beras ketan. Kue ini banyak ditemukan dipasar-pasar tradisional terutama di Kota Banjarmasin ataupun pada gelaran kuliner yang diselenggarakan di Kalimantan Selatan. Di Kalimantan Selatan, umumnya cingkaruk berwarna merah kecoklatan yang berasal dari bahan gula merah sehingga disebut juga cingkaruk habang atau merah. Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Banjar, beras merupakan kebutuhan pokok atau makanan utama. Sementara itu, cingkaruk habang terbuat dari bahan tersebut. Artinya, Cingkaruk Habang merupakan simbol dari kehidupan manusia. Selain cingkaruk habang, terdapat juga cingkaruk putih. Bahan dasar dan proses pembuatan keduanya sama, yang membedakan hanya warna yang berasal dari perbedaan penggunaan gula. Berbeda dengan cingkaruk habang, cingakruk putih menggunakan gula pasir sehingga warnanya menjadi putih. Kue ini juga dikenal dengan nama Cengkalok, Cengkaruk, atau Ladu di Kalimantan Barat; terutama di Kabupaten Mempawah. Hampir mirip dengan cangkaruk di Kota Banjarmasin, cengkaruk dari kabupaten Mempawah juga terbuat dari beras ketan yang disangrai dengan gula merah serta ditaburi parutan kelapa.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-3017089 · Kontributor Wikipedia

      Cingkaruk — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 28962565, 2026-02-15T04:35:57Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.