Dadih
Dadih (bahasa Minangkabau: dadiah) adalah yogurt tradisional khas Minangkabau yang terbuat dari susu kerbau (Bubalus bubalis).
Ringkasan merujuk ke Dadih — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Nama lain: Dadiah

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:106709920- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Indonesia
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: West Sumatra. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 2 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Dadih (bahasa Minangkabau: dadiah) adalah yogurt tradisional khas Minangkabau yang terbuat dari susu kerbau (Bubalus bubalis). Dari segi bahasa, kata "dadiah" memiliki kemiripan dengan dudh, bahasa dari etnis Sindhi (India dan Pakistan). Sementara itu, kebiasaan orang Persia memakan susu fermentasi dengan bawang merah dan mentimun, mirip dengan kebiasaan memakan dadih yang dilakukan oleh orang Minangkabau pada masa dahulu. Dadih difermentasi di dalam wadah dari bambu yang ditutup dengan daun pisang (Musa sp.) atau daun waru (Hibiscus tiliaceus) yang telah dilayukan di atas api. Proses fermentasi dilakukan dalam suhu ruangan dan berlangsung hingga terjadi penggumpalan sekitar 2 sampai 3 hari. Dadih biasanya dikonsumsi sebagai sarapan pagi, dicampur dengan emping (sejenis kerupuk dari nasi) dan gula merah. Dadiah dapat juga dijadikan sebagai lauk pendamping nasi. Asam laktat di dalam dadih berperan dalam pembentukan tekstur dan cita rasa.[WPI-110026]
Catatan dari sumber
Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: West Sumatra. Komponen yang dicatat: Buffalo milk.[WP-6709920]
Bahan menurut versi sumber
Komponen menurut sumber (istilah asli): Buffalo milk.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris
Dadiah (Minangkabau) or dadih (Indonesian and Malaysian Malay) is a traditional fermented milk popular among people of West Sumatra, Indonesia. It is made by pouring fresh, raw, unheated, buffalo milk into a bamboo tube capped with a banana leaf and allowing it to ferment spontaneously at room temperature for two days. The milk is fermented by indigenous lactic bacteria found in the buffalo milk. Its natural fermentation provides different strains of lactic acid bacteria involved in each fermentation. The natural, indigenous, lactic acid bacteria found in dadiah could be derived from the bamboo tubes, buffalo milk, or banana leaves. Dadiah is usually eaten for breakfast, mixed together with ampiang (traditional glutinous rice krispies) and palm sugar. Dadiah can also be eaten with hot rice and sambal..
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WP-6709920 · Kontributor Wikipedia
Dadiah — Wikipedia bahasa Inggris
Diadaptasi dari bagian pembuka dan ringkasan fakta artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 1355487771, 2026-05-22T04:02:33Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.
- WPI-110026 · Kontributor Wikipedia
Dadih — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian pembuka artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29807190, 2026-09-17T10:53:20Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.