Doko-doko
Doko-doko atau juga kerap dikenali dengan eksonimnya sebagai kue Bugis adalah salah satu jenis kue tradisional khas Sulawesi yang berasal dari tradisi kuliner etnis Bugis, Makassar, Mandar, Muna, maupun Gorontalo.
Ringkasan merujuk ke Doko-doko — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Nama lain: Kue bugis
Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:146961044- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Indonesia
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Makassar, South Sulawesi Jawa. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 2 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Doko-doko atau juga kerap dikenali dengan eksonimnya sebagai kue Bugis adalah salah satu jenis kue tradisional khas Sulawesi yang berasal dari tradisi kuliner etnis Bugis, Makassar, Mandar, Muna, maupun Gorontalo. Kue ini terbuat dari beras giling (atau tepung beras instan), diisi dengan pisang (variasi asli di Sulawesi), parutan kelapa dan gula jawa (varian di Jawa), dibungkus daun pisang, dan umumnya dibentuk menyerupai limas. Kue ini termasuk dalam golongan kue basah dan biasa ditemukan dalam berbagai acara adat, perayaan, maupun sebagai kudapan sehari-hari dalam masyarakat Sulawesi. Walaupun berasal dari Sulawesi, Doko-doko juga cukup populer di berbagai daerah lain di Indonesia (maupun luar negeri) yang memiliki populasi diaspora Sulawesi signifikan, terutama di Jawa, Kepulauan Kangean, Kepulauan Nusa Tenggara, Kepulauan Seribu dan juga Sumatra, dengan beberapa variasi bentuk dan penyajian.[WPI-4452823]
Catatan dari sumber
Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Makassar, South Sulawesi Jawa. Konteks sajian: Dessert. Penyajian: Room temperature. Komponen yang dicatat: Rice flour, palm sugar, grated coconut.[WP-46961044]
Bahan menurut versi sumber
Komponen menurut sumber (istilah asli): Rice flour, palm sugar, grated coconut.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris
Kue bugis is Indonesian kue or traditional snack of soft glutinous rice flour cake, filled with sweet grated coconut. The name is suggested to be related to Bugis ethnic group of South Sulawesi as their traditional delicacy, and it is originated from Makassar. In Java the almost identical kue is called kue mendut or Koci Koci. Kue bugis, together with kue lapis and nagasari are among popular kue or Indonesian traditional sweet snacks, commonly found in Indonesian traditional marketplace as jajan pasar (market munchies).
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WP-46961044 · Kontributor Wikipedia
Kue bugis — Wikipedia bahasa Inggris
Diadaptasi dari bagian pembuka dan ringkasan fakta artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 1353996199, 2026-05-13T17:13:10Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.
- WPI-4452823 · Kontributor Wikipedia
Doko-doko — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian pembuka artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29813064, 2026-09-17T12:24:45Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.