Ekiben
Ekiben adalah bekal makan siang yang dijual di stasiun kereta Jepang.
Ringkasan merujuk ke Ekiben — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:100998118- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Catatan tempat
- Tradisi terkait: Japanese. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 2 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Ekiben adalah bekal makan siang yang dijual di stasiun kereta Jepang. Menurut asal katanya, ekiben terbentuk dari kata eki (berarti stasiun kereta) dan bento (bekal makan siang). Pada umumnya, ekiben dibuat dari bahan-bahan lokal dan disajikan dengan kotak yang memiliki pembatas antar lauk-pauk. Bekal makan siang ini merupakan bagian dari tradisi panjang Jepang yang terus dipertahankan hingga sekarang ini.[WPI-2483029]
Catatan dari sumber
Tradisi terkait: Japanese. Kategori menurut sumber: Boxed meal.[WP-998118]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris
Ekiben are a type of bento boxed meals, sold on trains and at train stations in Japan. They come with disposable chopsticks (when necessary) or spoons. Ekiben containers can be made from plastic, wood, or ceramic. Many train stations have become famous for their ekiben made from local food specialties (tokusanhin). Ekiben were first sold in railway stations in the late 19th century, and developed at a time when meals on trains were necessary during a long train journey. The popularity of ekiben reached a peak in the 1980s, but declined as air travel became more affordable and trains became faster. However, numerous types of ekiben can still be purchased at stands in the station, on the platform, or on the train itself, some of which may be presented in unique containers that can serve as souvenirs or collectibles.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WP-998118 · Kontributor Wikipedia
Ekiben — Wikipedia bahasa Inggris
Diadaptasi dari bagian pembuka dan ringkasan fakta artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 1342503751, 2026-03-09T09:21:35Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.
- WPI-2483029 · Kontributor Wikipedia
Ekiben — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian pembuka artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 30044059, 2026-10-08T09:01:50Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.