Gulai Pengecangan
Gulai Pengecangan atau Ngulai Pengecangan adalah hidangan tradisional masyarakat Lampung, khususnya masyarakat adat Keratuan Melinting di Kabupaten Lampung Timur.
Ringkasan merujuk ke Gulai Pengecangan — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Nama lain: Ngulai Pengecangan; Pengecangan
Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010004685907- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Indonesia
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Lampung Timur, Lampung. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Gulai Pengecangan atau Ngulai Pengecangan adalah hidangan tradisional masyarakat Lampung, khususnya masyarakat adat Keratuan Melinting di Kabupaten Lampung Timur. Hidangan ini berbahan utama daging dan jeroan hewan, terutama sapi atau kerbau, yang dimasak bersama santan dan berbagai rempah. Pengecangan dikenal terutama sebagai hidangan yang disajikan dalam pesta adat, perkawinan, dan hajatan masyarakat Melinting. Pengecangan memiliki kuah berbasis santan dengan cita rasa gurih dan kaya rempah. Salah satu bahan yang disebut dalam penelitian mengenai tradisi ini adalah kecombrang, selain jahe, lada, kunyit, dan berbagai bumbu lainnya. Komposisi bahan dapat berbeda menurut praktik masyarakat dan skala penyelenggaraan acara. Pada 2025, Gulai Pengecangan ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari Provinsi Lampung. Dalam daftar penetapan tersebut, Gulai Pengecangan tercatat berasal dari Kabupaten Lampung Timur.[WPI-4685907]
Catatan dari sumber
Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Lampung Timur, Lampung. Konteks sajian: Hidangan utama. Penyajian: Dalam pesta adat dan hajatan. Komponen yang dicatat: Daging dan jeroan sapi atau kerbau, santan, rempah-rempah.[WPI-4685907]
Bahan menurut versi sumber
Komponen pada versi sumber (istilah asli): Daging dan jeroan sapi atau kerbau, santan, rempah-rempah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Gulai Pengecangan atau Ngulai Pengecangan adalah hidangan tradisional masyarakat Lampung, khususnya masyarakat adat Keratuan Melinting di Kabupaten Lampung Timur. Hidangan ini berbahan utama daging dan jeroan hewan, terutama sapi atau kerbau, yang dimasak bersama santan dan berbagai rempah. Pengecangan dikenal terutama sebagai hidangan yang disajikan dalam pesta adat, perkawinan, dan hajatan masyarakat Melinting. Pengecangan memiliki kuah berbasis santan dengan cita rasa gurih dan kaya rempah. Salah satu bahan yang disebut dalam penelitian mengenai tradisi ini adalah kecombrang, selain jahe, lada, kunyit, dan berbagai bumbu lainnya. Komposisi bahan dapat berbeda menurut praktik masyarakat dan skala penyelenggaraan acara. Pada 2025, Gulai Pengecangan ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari Provinsi Lampung. Dalam daftar penetapan tersebut, Gulai Pengecangan tercatat berasal dari Kabupaten Lampung Timur.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-4685907 · Kontributor Wikipedia
Gulai Pengecangan — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29982358, 2026-09-25T17:23:28Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.