Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan

Halua

Halua adalah kudapan khas Melayu Langkat, Sumatra Utara berupa manisan yang dibuat dari berbagai macam buah dan sayur.

Ringkasan merujuk ke Halua — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar Halua
Gambar Halua dari Wikimedia Commons. Riski Syahputra · CC BY-SA 4.0

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010004045094
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Wilayah belum dicatat
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Halua adalah kudapan khas Melayu Langkat, Sumatra Utara berupa manisan yang dibuat dari berbagai macam buah dan sayur. Rasa asam halua jika dikonsumsi memberikan kesegaran yang terdiri dari berbagai macam buah dan sayur. Makanan ini memiliki rasa yang manis tetapi tidak menghilangkan rasa asli dari sayur dan buah tersebut. Adapun jenis sayur dan buah sebagai bahan untuk membuat halua seperti pepaya, renda, gelugur, kolang-kaling, cabai, wortel,mangga, daun pepaya, terong,salak dan labu. Ada 2 jenis halua yakni halua basah dan kering. Makanan ini bahkan bisa sampai bertahun tahun lamanya,untuk halua basah bisa mencapai 1 tahun lamanya dan untuk halua kering bisa tahan sampai 2 tahun bahkan lebih. Halua ini merupakan makanan yang kerap hadir menjadi hidangan wajib di hari besar, seperti hari raya Idul Fitri, Idul Adha, bahkan acara Isra Mikraj juga Maulid Nabi. Nama Halua berasal dari Bahasa Arab, yakni Halua yang artinya manis. Nama ini kemudian dikaitkan pada makanan yang rasanya manis. Di jazirah Arab, Halua lebih mirip kue dengan tekstur yang lembut dan kering beserta kacang-kacangan sebagai pelengkap.[WPI-4045094]

Bahan menurut versi sumber

Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Halua adalah kudapan khas Melayu Langkat, Sumatra Utara berupa manisan yang dibuat dari berbagai macam buah dan sayur. Rasa asam halua jika dikonsumsi memberikan kesegaran yang terdiri dari berbagai macam buah dan sayur. Makanan ini memiliki rasa yang manis tetapi tidak menghilangkan rasa asli dari sayur dan buah tersebut. Adapun jenis sayur dan buah sebagai bahan untuk membuat halua seperti pepaya, renda, gelugur, kolang-kaling, cabai, wortel,mangga, daun pepaya, terong,salak dan labu. Ada 2 jenis halua yakni halua basah dan kering. Makanan ini bahkan bisa sampai bertahun tahun lamanya,untuk halua basah bisa mencapai 1 tahun lamanya dan untuk halua kering bisa tahan sampai 2 tahun bahkan lebih. Halua ini merupakan makanan yang kerap hadir menjadi hidangan wajib di hari besar, seperti hari raya Idul Fitri, Idul Adha, bahkan acara Isra Mikraj juga Maulid Nabi. Nama Halua berasal dari Bahasa Arab, yakni Halua yang artinya manis. Nama ini kemudian dikaitkan pada makanan yang rasanya manis. Di jazirah Arab, Halua lebih mirip kue dengan tekstur yang lembut dan kering beserta kacang-kacangan sebagai pelengkap.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-4045094 · Kontributor Wikipedia

      Halua — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 29394292, 2026-06-27T21:31:51Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.