Kaledo
Kaki Lembu Donggala dikenal juga dengan nama Kaledo merupakan hidangan tradisional yang berasal dari masyarakat Donggala dan Kota Palu di Provinsi Sulawesi Tengah.
Ringkasan merujuk ke Kaledo — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Nama lain: Kaledo (soup), Sop kaledo, Kaki lembu donggala

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:141655409- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Indonesia
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Central Sulawesi. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 2 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Kaki Lembu Donggala dikenal juga dengan nama Kaledo merupakan hidangan tradisional yang berasal dari masyarakat Donggala dan Kota Palu di Provinsi Sulawesi Tengah. Hidangan ini berkaitan dengan tradisi kuliner masyarakat Suku Kaili yang mendiami wilayah Lembah Palu. Dalam konteks kuliner regional, masakan di kawasan timur dikenal dengan penggunaan kuah bercita rasa asam yang berasal dari bahan seperti asam jawa dan jeruk nipis.[WPI-454757]
Catatan dari sumber
Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Central Sulawesi. Konteks sajian: Main course. Penyajian: Hot. Komponen yang dicatat: cow's feet, marrow.[WP-41655409]
Bahan menurut versi sumber
Komponen menurut sumber (istilah asli): cow's feet, marrow.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris
Kaledo (or sop kaledo, abbreviated from kaki lembu donggala) is a traditional cow's trotters soup served in spicy broth, from Donggala regency, Central Sulawesi, Indonesia. Per its name, the meat used in this particular food is cow's feet and its marrow. The dish originated from Donggala, and from there spread around Sulawesi. This soup is often consumed with steamed rice or sweet potatoes, using the usual utensils that consist of spoon, fork, and occasionally knife; and also additionally using straw, used to sip out the marrow inside of the bones. The broth itself was often served with sliced lime, in order to give sour freshness in otherwise quite oily soup.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WP-41655409 · Kontributor Wikipedia
Kaledo (soup) — Wikipedia bahasa Inggris
Diadaptasi dari bagian pembuka dan ringkasan fakta artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 1311099405, 2025-09-13T11:00:23Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.
- WPI-454757 · Kontributor Wikipedia
Kaledo — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian pembuka artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29714277, 2026-09-06T01:37:15Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.