Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan

Keripik Sagu Lingga

Keripik Sagu Lingga atau yang disebut juga Keripik Sagu Lenggang adalah camilan tradisional Indonesia khas Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, yang terbuat dari sagu lenggang, tepung terigu, dan gula.

Ringkasan merujuk ke Keripik Sagu Lingga — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010004646476
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Wilayah belum dicatat
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Keripik Sagu Lingga atau yang disebut juga Keripik Sagu Lenggang adalah camilan tradisional Indonesia khas Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, yang terbuat dari sagu lenggang, tepung terigu, dan gula. Makanan ringan ini memiliki rasa manis dari gula merah cair, dibentuk tipis, lalu digoreng hingga renyah. Keripik ini merupakan salah satu olahan dari sagu lenggang, makanan pokok khas Lingga yang juga bisa disantap langsung bersama kuah gulai ikan. Keripik Sagu Lenggang dibuat dari sagu basah bersih. Untuk membuatnya, pertama-tama sagu basah diayak dengan ayak pemecah hingga membentuk butiran halus. Sagu yang sudah menjadi berbentuk butiran kecil. Selanjutnya, sagu tersebut dicampur dengan gula merah cair untuk menciptakan cita rasa manis yang khas. Tahapan pembuatan Keripik Sagu Lenggang dimulai dari sagu diolah menjadi butiran kecil dengan cara diongseng. Kemudian butiran sagu dicampur dengan gula merah cair untuk memberikan rasa manis. Adonan yang telah dibentuk tipis kemudian digoreng hingga matang dan renyah.[WPI-4646476]

Bahan menurut versi sumber

Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Keripik Sagu Lingga atau yang disebut juga Keripik Sagu Lenggang adalah camilan tradisional Indonesia khas Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, yang terbuat dari sagu lenggang, tepung terigu, dan gula. Makanan ringan ini memiliki rasa manis dari gula merah cair, dibentuk tipis, lalu digoreng hingga renyah. Keripik ini merupakan salah satu olahan dari sagu lenggang, makanan pokok khas Lingga yang juga bisa disantap langsung bersama kuah gulai ikan. Keripik Sagu Lenggang dibuat dari sagu basah bersih. Untuk membuatnya, pertama-tama sagu basah diayak dengan ayak pemecah hingga membentuk butiran halus. Sagu yang sudah menjadi berbentuk butiran kecil. Selanjutnya, sagu tersebut dicampur dengan gula merah cair untuk menciptakan cita rasa manis yang khas. Tahapan pembuatan Keripik Sagu Lenggang dimulai dari sagu diolah menjadi butiran kecil dengan cara diongseng. Kemudian butiran sagu dicampur dengan gula merah cair untuk memberikan rasa manis. Adonan yang telah dibentuk tipis kemudian digoreng hingga matang dan renyah.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-4646476 · Kontributor Wikipedia

      Keripik Sagu Lingga — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Proses Pembuatan; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 29276296, 2026-05-26T22:29:35Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.