Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan

Kuskus Aljazair

Kuskus Aljazair – terkadang disebut kusksi, kseksu, atau seksu – adalah hidangan Afrika Utara yang biasanya terdiri dari butiran semolina.

Ringkasan merujuk ke Kuskus Aljazair — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar Kuskus Aljazair
Gambar Kuskus Aljazair dari Wikimedia Commons. Slothtysloth · CC BY-SA 4.0 · Slothtysloth

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010004626806
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Wilayah belum dicatat
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Kuskus Aljazair – terkadang disebut kusksi, kseksu, atau seksu – adalah hidangan Afrika Utara yang biasanya terdiri dari butiran semolina. Terdapat beberapa variasi regional kuskus Aljazair, dan bahan serta cara memasaknya dapat berbeda tergantung pada daerah dan preferensi sang koki. Meskipun terdapat perdebatan mengenai jumlah pasti hidangan kuskus di Aljazair, diperkirakan terdapat antara 300 hingga 1000 variasi. Pembuatan kuskus Aljazair bisa menjadi proses yang memakan waktu dan melibatkan beberapa tahapan. Awalnya, butiran semolina dibasahi dengan air dan minyak zaitun, lalu digosok hingga membentuk bola-bola kecil yang seragam. Bola-bola ini kemudian dikukus dalam keskas, yaitu panci khusus dengan keranjang pengukus di atasnya, selama sekitar satu jam hingga lembut dan mengembang. Sementara itu, daging dan sayuran dimasak di panci terpisah dengan bumbu, seperti jintan, ketumbar, dan kunyit. Rebusan ini kemudian dicampur dengan kuskus yang sudah dimasak, dan hidangan biasanya dihias dengan bawang atau herba segar, seperti peterseli atau ketumbar.[WPI-4626806]

Bahan menurut versi sumber

Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Kuskus Aljazair – terkadang disebut kusksi, kseksu, atau seksu – adalah hidangan Afrika Utara yang biasanya terdiri dari butiran semolina. Terdapat beberapa variasi regional kuskus Aljazair, dan bahan serta cara memasaknya dapat berbeda tergantung pada daerah dan preferensi sang koki. Meskipun terdapat perdebatan mengenai jumlah pasti hidangan kuskus di Aljazair, diperkirakan terdapat antara 300 hingga 1000 variasi. Pembuatan kuskus Aljazair bisa menjadi proses yang memakan waktu dan melibatkan beberapa tahapan. Awalnya, butiran semolina dibasahi dengan air dan minyak zaitun, lalu digosok hingga membentuk bola-bola kecil yang seragam. Bola-bola ini kemudian dikukus dalam keskas, yaitu panci khusus dengan keranjang pengukus di atasnya, selama sekitar satu jam hingga lembut dan mengembang. Sementara itu, daging dan sayuran dimasak di panci terpisah dengan bumbu, seperti jintan, ketumbar, dan kunyit. Rebusan ini kemudian dicampur dengan kuskus yang sudah dimasak, dan hidangan biasanya dihias dengan bawang atau herba segar, seperti peterseli atau ketumbar.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-4626806 · Kontributor Wikipedia

      Kuskus Aljazair — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 28379842, 2025-11-08T02:24:12Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.