Lempuk durian
Lempuk durian atau lempok durian adalah makanan olahan berbahan dasar daging buah durian yang dimasak bersama gula hingga menghasilkan pangan semi-basah dengan tekstur padat, lunak, dan kenyal.
Ringkasan merujuk ke Lempuk durian — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010003281749- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Lempuk durian atau lempok durian adalah makanan olahan berbahan dasar daging buah durian yang dimasak bersama gula hingga menghasilkan pangan semi-basah dengan tekstur padat, lunak, dan kenyal. Lempuk durian merupakan salah satu produk olahan tradisional durian yang berkembang di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Sumatra, Kalimantan, dan Kepulauan Bangka Belitung. Lempuk durian dikenal sebagai makanan khas di beberapa daerah di Indonesia, antara lain Bengkulu, Riau, Bengkalis, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan sejumlah wilayah di Kalimantan. Karakteristik dan cara pengolahannya berbeda-beda disetiap daerah. Di Bengkulu, misalnya, lempok durian merupakan salah satu produk olahan durian yang berkembang pada industri rumah tangga, sedangkan di Bengkalis lempok berkembang sebagai bagian dari agroindustri berbasis buah durian. Secara komposisi lempuk berbeda dengan dodol. Utamanya, lempuk secara umum dibuat dari daging durian dan gula, tanpa penambahan tepung atau bahan berpati sebagai bahan utama. Istilah dan komposisi dapat berbeda dalam praktik pengolahan di berbagai daerah.[WPI-3281749]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Lempuk durian atau lempok durian adalah makanan olahan berbahan dasar daging buah durian yang dimasak bersama gula hingga menghasilkan pangan semi-basah dengan tekstur padat, lunak, dan kenyal. Lempuk durian merupakan salah satu produk olahan tradisional durian yang berkembang di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Sumatra, Kalimantan, dan Kepulauan Bangka Belitung. Lempuk durian dikenal sebagai makanan khas di beberapa daerah di Indonesia, antara lain Bengkulu, Riau, Bengkalis, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan sejumlah wilayah di Kalimantan. Karakteristik dan cara pengolahannya berbeda-beda disetiap daerah. Di Bengkulu, misalnya, lempok durian merupakan salah satu produk olahan durian yang berkembang pada industri rumah tangga, sedangkan di Bengkalis lempok berkembang sebagai bagian dari agroindustri berbasis buah durian. Secara komposisi lempuk berbeda dengan dodol. Utamanya, lempuk secara umum dibuat dari daging durian dan gula, tanpa penambahan tepung atau bahan berpati sebagai bahan utama. Istilah dan komposisi dapat berbeda dalam praktik pengolahan di berbagai daerah.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-3281749 · Kontributor Wikipedia
Lempuk durian — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29920975, 2026-09-20T07:29:03Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.