Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan

Lenggang

Lenggang adalah salah satu makanan khas dari Palembang.

Ringkasan merujuk ke Lenggang — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar Lenggang
Gambar Lenggang dari Wikimedia Commons. Miss Izzah · CC BY-SA 4.0 · Miss Izzah

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010002499415
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Wilayah belum dicatat
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Lenggang adalah salah satu makanan khas dari Palembang. Lenggang merupakan salah satu jenis pempek terlaris yang dijualkan di pasaran, apalagi saat bulan Ramadan. Masyarakat sering kali menghidangkan makanan ini untuk berbuka puasa. Pembuatan lenggang juga tidak begitu rumit. Adonan tepung sagu dan ikan yang dibungkus menggunakan daun pisang lalu dibakar. Demikian itu dapat dikatakan menjadi lenggang. Namun, banyak juga yang terjual di pasaran lenggang berupa pempek rebus yang terbuat dari adonan tepung sagu dan ikan, kemudian diiris-iris, digoreng bersama telur kocok dan dimakan bersama "cuko". (cuko adalah saus campuran cabai, bawang putih, gula merah beserta asam). Lenggang panggang adalah jenis lenggang yang dimasak dengan cara dibakar. Adonannya dibuat dari campuran ikan dan tepung sagu, lalu dibungkus dalam daun pisang dan dibakar setengah matang terlebih dahulu. Setelah itu, adonan dikeluarkan dan dicampur dengan telur kocok (biasanya telur bebek), kemudian dibakar kembali hingga matang sempurna. Proses pemanggangan ini memberikan aroma khas daun pisang dan rasa yang gurih.[WPI-2499415]

Bahan menurut versi sumber

Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Lenggang adalah salah satu makanan khas dari Palembang. Lenggang merupakan salah satu jenis pempek terlaris yang dijualkan di pasaran, apalagi saat bulan Ramadan. Masyarakat sering kali menghidangkan makanan ini untuk berbuka puasa. Pembuatan lenggang juga tidak begitu rumit. Adonan tepung sagu dan ikan yang dibungkus menggunakan daun pisang lalu dibakar. Demikian itu dapat dikatakan menjadi lenggang. Namun, banyak juga yang terjual di pasaran lenggang berupa pempek rebus yang terbuat dari adonan tepung sagu dan ikan, kemudian diiris-iris, digoreng bersama telur kocok dan dimakan bersama "cuko". (cuko adalah saus campuran cabai, bawang putih, gula merah beserta asam). Lenggang panggang adalah jenis lenggang yang dimasak dengan cara dibakar. Adonannya dibuat dari campuran ikan dan tepung sagu, lalu dibungkus dalam daun pisang dan dibakar setengah matang terlebih dahulu. Setelah itu, adonan dikeluarkan dan dicampur dengan telur kocok (biasanya telur bebek), kemudian dibakar kembali hingga matang sempurna. Proses pemanggangan ini memberikan aroma khas daun pisang dan rasa yang gurih.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-2499415 · Kontributor Wikipedia

      Lenggang — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Jenis-jenis Lenggang; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 29848508, 2026-09-17T21:27:34Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.