Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan

Masam Jing

Masam Jing adalah makanan khas yang berasal dari dataran tinggi Gayo, Aceh, dan terbuat dari bahan utama berupa ikan dan dimasak dalam kuah asam pedas.

Ringkasan merujuk ke Masam Jing — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010003646035
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Wilayah belum dicatat
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Masam Jing adalah makanan khas yang berasal dari dataran tinggi Gayo, Aceh, dan terbuat dari bahan utama berupa ikan dan dimasak dalam kuah asam pedas. Masam jing dalam bahasa Aceh berarti asam pedas dan makanan ini adalah makanan kesukaan para raja di zaman dahulu. Cita rasa asam dihasilkan dari perasan jeruk nipis dan ikan yang digunakan adalah ikan yang berasal dari danau luttawar yaitu ikan Depik Rasbora tawarensis. Namun, hal ini bisa diganti dengan ikan air tawar lainnya, seperti ikan mujair atau ikan bawal. Masam jing juga dikenal dengan nama asam keng atau asam padeh bagi orang Minangkabau. Makanan ini biasanya disajikan saat acara adat atau sebagai jamuan kepada tamu istimewa. Terdapat mitos dalam pembuatan Masam jing yaitu bumbu rempah yang digunakan haruslah berjumlah ganjil agar rasa yang dihasilkan enak. Adapun bumbu yang digunakan adalah bawang merah, bawang putih, cabai merah, kunyit, garam, jeruk nipis, dan asam sunti. Bumbu tersebut digiling hingga halus dan dicampurkan ke ikan dan dimasak dengan air hingga mendidih dan matang, sama halnya seperti memasak gulai.[WPI-3646035]

Bahan menurut versi sumber

Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Masam Jing adalah makanan khas yang berasal dari dataran tinggi Gayo, Aceh, dan terbuat dari bahan utama berupa ikan dan dimasak dalam kuah asam pedas. Masam jing dalam bahasa Aceh berarti asam pedas dan makanan ini adalah makanan kesukaan para raja di zaman dahulu. Cita rasa asam dihasilkan dari perasan jeruk nipis dan ikan yang digunakan adalah ikan yang berasal dari danau luttawar yaitu ikan Depik Rasbora tawarensis. Namun, hal ini bisa diganti dengan ikan air tawar lainnya, seperti ikan mujair atau ikan bawal. Masam jing juga dikenal dengan nama asam keng atau asam padeh bagi orang Minangkabau. Makanan ini biasanya disajikan saat acara adat atau sebagai jamuan kepada tamu istimewa. Terdapat mitos dalam pembuatan Masam jing yaitu bumbu rempah yang digunakan haruslah berjumlah ganjil agar rasa yang dihasilkan enak. Adapun bumbu yang digunakan adalah bawang merah, bawang putih, cabai merah, kunyit, garam, jeruk nipis, dan asam sunti. Bumbu tersebut digiling hingga halus dan dicampurkan ke ikan dan dimasak dengan air hingga mendidih dan matang, sama halnya seperti memasak gulai.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-3646035 · Kontributor Wikipedia

      Masam Jing — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Proses pembuatan; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 27374169, 2025-06-07T13:19:51Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.