Mi bancir
Mi bancir adalah makanan mi khas orang Banjar dari Kalimantan Selatan.
Ringkasan merujuk ke Mi bancir — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010002797779- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Mi bancir adalah makanan mi khas orang Banjar dari Kalimantan Selatan. Asal mula dari adanya mi bancir ini berkaitan dengan penyebaran mi oleh pedagang Tionghoa ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Banjarmasin merupakan salah satu daerah yang banyak didatangi pedagang Tionghoa. Pengolahan mi yang dibawa oleh pedagang Tionghoa dan berniaga di Kalimantan Selatan. Seiring berjalannya waktu, penyajian mi disesuaikan dengan selera masyarakat Kalimantan dan lahirlah mi bancir. Mi bancir disajikan dengan kuah tidak terlalu basah dan tidak kering atau lebih dikenal sebagai nyemek, namun kaya rasa dan khas. Kuah dalam mi bancir tidak sebanyak dalam penyajian sup dan tidak kering seperti mi goreng. Mi bancir diberi atasan (topping) daging ayam kampung, telur itik tambak, irisan selendri, dan jeruk kuit yang khas Kalimantan Selatan. Mi bancir menggunakan mi kuning yang kenyal dengan kuah kaldu ayam atau sapi yang kaya rempah. Rempah yang digunakan yaitu bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, dan lada. Kemudian sajian mi ditambahkan dengan saus tomat yang menjadikan mi bancir menjadi kuning kemerahan.[WPI-2797779]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Mi bancir adalah makanan mi khas orang Banjar dari Kalimantan Selatan. Asal mula dari adanya mi bancir ini berkaitan dengan penyebaran mi oleh pedagang Tionghoa ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Banjarmasin merupakan salah satu daerah yang banyak didatangi pedagang Tionghoa. Pengolahan mi yang dibawa oleh pedagang Tionghoa dan berniaga di Kalimantan Selatan. Seiring berjalannya waktu, penyajian mi disesuaikan dengan selera masyarakat Kalimantan dan lahirlah mi bancir. Mi bancir disajikan dengan kuah tidak terlalu basah dan tidak kering atau lebih dikenal sebagai nyemek, namun kaya rasa dan khas. Kuah dalam mi bancir tidak sebanyak dalam penyajian sup dan tidak kering seperti mi goreng. Mi bancir diberi atasan (topping) daging ayam kampung, telur itik tambak, irisan selendri, dan jeruk kuit yang khas Kalimantan Selatan. Mi bancir menggunakan mi kuning yang kenyal dengan kuah kaldu ayam atau sapi yang kaya rempah. Rempah yang digunakan yaitu bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, dan lada. Kemudian sajian mi ditambahkan dengan saus tomat yang menjadikan mi bancir menjadi kuning kemerahan.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-2797779 · Kontributor Wikipedia
Mi bancir — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 28962806, 2026-02-15T06:26:50Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.