Monjayaki
Monjayaki atau monja adalah makanan Jepang yang dibuat dari adonan terigu encer dan digoreng di atas plat besi (teppan).
Ringkasan merujuk ke Monjayaki — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010000396240- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Monjayaki atau monja adalah makanan Jepang yang dibuat dari adonan terigu encer dan digoreng di atas plat besi (teppan). Isinya berupa sayuran, daging, atau makanan laut. Walaupun umum dijumpai di wilayah Kanto, monjayaki populer sebagai makanan khas Tokyo. Selain di Tokyo, makanan ini populer di Prefektur Saitama, Prefektur Gunma, dan Prefektur Tochigi. Awalnya hidangan ini dibuat sebagai variasi okonomiyaki, namun terigu diencerkan dengan air yang lebih banyak dibandingkan okonomiyaki. Sebagai penyedap dipakai saus uster dan dashi. Sayuran yang dipakai umumnya berupa daun bawang, acar jahe merah (benishōga), atau kubis yang diiris kecil-kecil. Selain makanan laut (udang, cumi-cumi), monjayaki bisa berisi urat sapi, daging babi, keju, atau campuran dari semuanya. Semua bahan isi dicampur sebelum digoreng di atas teppan. Setelah bagian isi menjadi setengah matang, sisa adonan encer dituangkan di bagian tengah dan kembali diaduk-aduk. Ketika sudah matang, sisi bagian luar menjadi garing sementara bagian dalam tetap lunak. Dengan memakai hagashi (sodet ukuran mini), sisi bagian luar monjayaki dicolek sedikit dari teppan dan langsung disuap ke mulut.[WPI-396240]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Monjayaki atau monja adalah makanan Jepang yang dibuat dari adonan terigu encer dan digoreng di atas plat besi (teppan). Isinya berupa sayuran, daging, atau makanan laut. Walaupun umum dijumpai di wilayah Kanto, monjayaki populer sebagai makanan khas Tokyo. Selain di Tokyo, makanan ini populer di Prefektur Saitama, Prefektur Gunma, dan Prefektur Tochigi. Awalnya hidangan ini dibuat sebagai variasi okonomiyaki, namun terigu diencerkan dengan air yang lebih banyak dibandingkan okonomiyaki. Sebagai penyedap dipakai saus uster dan dashi. Sayuran yang dipakai umumnya berupa daun bawang, acar jahe merah (benishōga), atau kubis yang diiris kecil-kecil. Selain makanan laut (udang, cumi-cumi), monjayaki bisa berisi urat sapi, daging babi, keju, atau campuran dari semuanya. Semua bahan isi dicampur sebelum digoreng di atas teppan. Setelah bagian isi menjadi setengah matang, sisa adonan encer dituangkan di bagian tengah dan kembali diaduk-aduk. Ketika sudah matang, sisi bagian luar menjadi garing sementara bagian dalam tetap lunak. Dengan memakai hagashi (sodet ukuran mini), sisi bagian luar monjayaki dicolek sedikit dari teppan dan langsung disuap ke mulut.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-396240 · Kontributor Wikipedia
Monjayaki — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 18048056, 2021-02-28T11:04:18Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.