Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan

Nasi punel

Nasi punel adalah hidangan khas Bangil, Pasuruan, disebut "Punel" karena berasal dari bahasa Jawa yang artinya "penuh" atau "berlimpah." Makanan ini terkenal dengan porsi yang banyak.

Ringkasan merujuk ke Nasi punel — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar Nasi punel
Gambar Nasi punel dari Wikimedia Commons. IyusTT · CC BY-SA 4.0 · IyusTT

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010001883805
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Wilayah belum dicatat
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Nasi punel adalah hidangan khas Bangil, Pasuruan, disebut "Punel" karena berasal dari bahasa Jawa yang artinya "penuh" atau "berlimpah." Makanan ini terkenal dengan porsi yang banyak. Nama Nasi punel juga berasal dari kata "pulen" dari bahasa Jawa yang berarti matangnya pas, tidak terlalu kering, dan juga tidak terlalu lembek. Tekstur Nasi pulen lembut dan sedikit menggumpal. Umumnya, makanan ini disajikan di atas piring yang beralaskan daun pisang. Di atas nasi itu, ditambah taburan serundeng, dilengkapi sate kerang, lentho/menjeng, tahu bumbu Bali, irisan daging dan kikil, serta sebungkus kecil kuah yang berisi parutan kelapa dengan santan dan diberi bumbu agak manis. Biasanya, tersedia sayur rebung, lodeh dan nangka muda. Lauk utamanya adalah empal, ayam goreng, telur dadar, paru, dan dendeng, serta sambal ulek pedas yang dicampur dengan irisan kacang panjang. dan minumannya adalah beras kencur[WPI-1883805]

Bahan menurut versi sumber

Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Nasi punel adalah hidangan khas Bangil, Pasuruan, disebut "Punel" karena berasal dari bahasa Jawa yang artinya "penuh" atau "berlimpah." Makanan ini terkenal dengan porsi yang banyak. Nama Nasi punel juga berasal dari kata "pulen" dari bahasa Jawa yang berarti matangnya pas, tidak terlalu kering, dan juga tidak terlalu lembek. Tekstur Nasi pulen lembut dan sedikit menggumpal. Umumnya, makanan ini disajikan di atas piring yang beralaskan daun pisang. Di atas nasi itu, ditambah taburan serundeng, dilengkapi sate kerang, lentho/menjeng, tahu bumbu Bali, irisan daging dan kikil, serta sebungkus kecil kuah yang berisi parutan kelapa dengan santan dan diberi bumbu agak manis. Biasanya, tersedia sayur rebung, lodeh dan nangka muda. Lauk utamanya adalah empal, ayam goreng, telur dadar, paru, dan dendeng, serta sambal ulek pedas yang dicampur dengan irisan kacang panjang. dan minumannya adalah beras kencur

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-1883805 · Kontributor Wikipedia

      Nasi punel — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 29858167, 2026-09-17T23:52:56Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.