Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan

Nasi punjung

Nasi punjung merupakan jenis makanan tradisional masyarakat Desa Sibak, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko.

Ringkasan merujuk ke Nasi punjung — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010002691172
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Wilayah belum dicatat
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Nasi punjung merupakan jenis makanan tradisional masyarakat Desa Sibak, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko. Nasi punjung dianggap sebagai makanan wajib adat yang mesti ada pada pelaksanaan kegiatan yang bernuansa adat dan syara’, seperti pada acara pesta perkawinan, acara syukuran dan acara kesenian tradisional. Di samping itu, menghidangkan nasi punjung merupakan suatu bentuk prilaku membayar denda karena telah melakukan kesalahan seperti dalam hal perkawinan, tidak mematuhi ketentuan adat dan berbuat sumbang salah ditengah masyarakat. Adonan membuat nasi punjung sangat sederhana, yaitu beras ketan atau beras pulut, santan kelapa dan kunyit. Adoanan tersebut dimasak di dalam periuk belanga. Proses memasak sama dengan proses memasak nasi biasa yang membedakan nasi punjung dengan nasi biasa adalah nasi punjung memakai pewarna yang berasal dari kunyit. Setiap warga yang hadir mesti menyesuaikan diri dengan format acara, menjaga sikap sehingga tidak merusak acara khususnya cara yang bernuansa adat dan warga yang hadir di beri izin untuk mencicipi nasi punjung setelah di perkenankan oleh tertua adat.[WPI-2691172]

Bahan menurut versi sumber

Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Nasi punjung merupakan jenis makanan tradisional masyarakat Desa Sibak, Kecamatan Ipuh, Kabupaten Mukomuko. Nasi punjung dianggap sebagai makanan wajib adat yang mesti ada pada pelaksanaan kegiatan yang bernuansa adat dan syara’, seperti pada acara pesta perkawinan, acara syukuran dan acara kesenian tradisional. Di samping itu, menghidangkan nasi punjung merupakan suatu bentuk prilaku membayar denda karena telah melakukan kesalahan seperti dalam hal perkawinan, tidak mematuhi ketentuan adat dan berbuat sumbang salah ditengah masyarakat. Adonan membuat nasi punjung sangat sederhana, yaitu beras ketan atau beras pulut, santan kelapa dan kunyit. Adoanan tersebut dimasak di dalam periuk belanga. Proses memasak sama dengan proses memasak nasi biasa yang membedakan nasi punjung dengan nasi biasa adalah nasi punjung memakai pewarna yang berasal dari kunyit. Setiap warga yang hadir mesti menyesuaikan diri dengan format acara, menjaga sikap sehingga tidak merusak acara khususnya cara yang bernuansa adat dan warga yang hadir di beri izin untuk mencicipi nasi punjung setelah di perkenankan oleh tertua adat.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-2691172 · Kontributor Wikipedia

      Nasi punjung — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Proses Pembuatan; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 27935639, 2025-10-07T06:42:51Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.