Okara (makanan)
Okara atau ampas tahu adalah sebuah ampas yang berasal dari bagian-bagian padat dari kacang kedelai yang tersisa setelah pemurnian kedelai saat disaring dalam pembuatan sari kedelai dan tahu.
Ringkasan merujuk ke Okara (makanan) — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Nama lain: Okara (food)

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:103365210- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 2 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Okara atau ampas tahu adalah sebuah ampas yang berasal dari bagian-bagian padat dari kacang kedelai yang tersisa setelah pemurnian kedelai saat disaring dalam pembuatan sari kedelai dan tahu. Hidangan tersebut umumnya berwarna putih atau kekuningan. Hidangan tersebut adalah bagian dari hidangan tradisional Jepang, Korea dan Tionghoa, Sejak abad ke-20, hidangan tersebut dipakai dalam hidangan-hidangan vegetarian dari negara-negara Barat. Hidangan tersebut disebut dòuzhā atau dòufuzhā dalam bahasa Tionghoa, okara dalam bahasa Jepang, dan biji atau kongbiji dalam bahasa Korea.[WPI-2842756]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris
Okara, soy pulp, or tofu dregs is a pulp consisting of insoluble parts of the soybean that remain after pureed soybeans are filtered in the production of soy milk and tofu. It is generally white or yellowish in color. It is part of the traditional cuisines of Japan, Korea, and China. Since the 20th century, it has been used in the vegetarian cuisines of other cultures. It is called dòuzhā or dòufuzhā in Chinese, okara in Japanese, and biji or kongbiji in Korean. Okara is the oldest of three basic types of soy fiber. The other two are soy bran (finely ground soybean hulls) and soy cotyledon/isolate fiber (the fiber that remains after making isolated soy protein, also called "soy protein isolate").
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WP-3365210 · Kontributor Wikipedia
Okara (food) — Wikipedia bahasa Inggris
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 1371281086, 2026-08-25T16:40:26Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.
- WPI-2842756 · Kontributor Wikipedia
Okara (makanan) — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 18642384, 2021-07-10T04:51:33Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.