Pacri nenas pontianak
Pacri Nenas Pontianak adalah salah satu jenis masakan tradisional Indonesia yang berasal dari Pontianak dan telah ditetapkan oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2018 dengan domain budaya…
Ringkasan merujuk ke Pacri nenas pontianak — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010002747832- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Pacri Nenas Pontianak adalah salah satu jenis masakan tradisional Indonesia yang berasal dari Pontianak dan telah ditetapkan oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2018 dengan domain budaya Kemahiran dan Kerajinan Tradisional. Status masakan Melayu Pontianak per penetapan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia adalah masih bertahan dan tercatat bahwa maestronya bernama Syafrudin Usman. Sejarah pacri nenas di Pontianak dimulai pada tahun 1771 ketika diperdagangkan di lahan Simpang Tiga, Sungai Kapuas. Pacri nenas adalah salah satu jenis sayur yang menjadi menu pelengkap dalam tata cara saji makanan tradisional Melayu Pontianak yang disebut prosesi makan saprahan. Pacri nenas terbuat dari nenas yang dipotong-potong, kemudian dimasak dengan bumbu sehingga berbau harum dan terasa segar dengan citra rasa asam, manis, gurih dan lezat. Saat ini pacri nenas tidak hanya ditemukan di Pontianak tetapi dapat juga dijumpai di daerah-daerah dengan ciri kuliner Melayu seperti Medan, Palembang, Riau, Pontianak dan Banjarmasin.[WPI-2747832]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Pacri Nenas Pontianak adalah salah satu jenis masakan tradisional Indonesia yang berasal dari Pontianak dan telah ditetapkan oleh Direktorat Warisan dan Diplomasi Budaya sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada tahun 2018 dengan domain budaya Kemahiran dan Kerajinan Tradisional. Status masakan Melayu Pontianak per penetapan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia adalah masih bertahan dan tercatat bahwa maestronya bernama Syafrudin Usman. Sejarah pacri nenas di Pontianak dimulai pada tahun 1771 ketika diperdagangkan di lahan Simpang Tiga, Sungai Kapuas. Pacri nenas adalah salah satu jenis sayur yang menjadi menu pelengkap dalam tata cara saji makanan tradisional Melayu Pontianak yang disebut prosesi makan saprahan. Pacri nenas terbuat dari nenas yang dipotong-potong, kemudian dimasak dengan bumbu sehingga berbau harum dan terasa segar dengan citra rasa asam, manis, gurih dan lezat. Saat ini pacri nenas tidak hanya ditemukan di Pontianak tetapi dapat juga dijumpai di daerah-daerah dengan ciri kuliner Melayu seperti Medan, Palembang, Riau, Pontianak dan Banjarmasin.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-2747832 · Kontributor Wikipedia
Pacri nenas pontianak — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29092469, 2026-04-01T03:37:37Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.