Pakkat
Pakkat adalah Makanan tradisional khas Mandailing, Sumatera Utara.
Ringkasan merujuk ke Pakkat — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010001847597- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Pakkat adalah Makanan tradisional khas Mandailing, Sumatera Utara. Pakkat itu sendiri adalah pucuk Rotan muda yang di bakar. Pakkat biasanya ramai pada saat bulan Ramadan sebagai menu lalapan saat buka puasa. Pakkat memiliki cita rasa pahit dan pekat ketika dicicipi dan biasanya dihidangkan sebagai pengganti nasi atau dimakan bersama arsik ikan mas atau ikan jurung santan. Diceritakan secara turun temurun oleh masyarakat Mandailing, bahwa Pakkat awalnya ditemukan secara tidak sengaja oleh masyarakat adat yang bekerja membangun jalan di kampungnya pada zaman kolonial. Saat itu, makanan sulit diperoleh dan mereka ke hutan untuk mencari sumber makanan. Sekelompok pemuda menemukan tanaman dengan bagian bawah yang keras namun pucuknya lembut. Mereka kemudian memasak tanaman ini dengan cara memotong di bagian ujung, dikupas kemudian daging bagian dalam diambil dan merebusnya. Makanan ini lah yang menjadi makanan pokok bagi mereka ketika membangun jalan.[WPI-1847597]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Pakkat adalah Makanan tradisional khas Mandailing, Sumatera Utara. Pakkat itu sendiri adalah pucuk Rotan muda yang di bakar. Pakkat biasanya ramai pada saat bulan Ramadan sebagai menu lalapan saat buka puasa. Pakkat memiliki cita rasa pahit dan pekat ketika dicicipi dan biasanya dihidangkan sebagai pengganti nasi atau dimakan bersama arsik ikan mas atau ikan jurung santan. Diceritakan secara turun temurun oleh masyarakat Mandailing, bahwa Pakkat awalnya ditemukan secara tidak sengaja oleh masyarakat adat yang bekerja membangun jalan di kampungnya pada zaman kolonial. Saat itu, makanan sulit diperoleh dan mereka ke hutan untuk mencari sumber makanan. Sekelompok pemuda menemukan tanaman dengan bagian bawah yang keras namun pucuknya lembut. Mereka kemudian memasak tanaman ini dengan cara memotong di bagian ujung, dikupas kemudian daging bagian dalam diambil dan merebusnya. Makanan ini lah yang menjadi makanan pokok bagi mereka ketika membangun jalan.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-1847597 · Kontributor Wikipedia
Pakkat — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 25341512, 2024-02-21T14:43:38Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.