Pempek kulit
Pempek kulit adalah salah satu variasi dari pempek, makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan tepung sagu.
Ringkasan merujuk ke Pempek kulit — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010004417271- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Pempek kulit adalah salah satu variasi dari pempek, makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan tepung sagu. Berbeda dengan jenis pempek lainnya, pempek kulit menggunakan olahan daging dan kulit ikan dalam adonannya, memberikan tekstur yang lebih kenyal dan rasa yang lebih kaya. Pempek ini biasanya digoreng hingga berwarna kecokelatan dan disajikan dengan saus cuko, yaitu saus asam pedas manis yang terbuat dari gula merah, asam jawa, cabai, dan bawang putih. Pempek kulit sering ditemukan di berbagai penjual pempek di Palembang dan kota-kota lain di Indonesia. Pempek kulit adalah salah satu variasi pempek khas Palembang yang memiliki keunikan tersendiri dalam hal bahan dan rasa. Berbeda dengan jenis pempek lainnya, pempek kulit dibuat dengan memanfaatkan kulit ikan—biasanya ikan tenggiri—yang dicampur dengan daging ikan dan bumbu-bumbu seperti bawang putih, garam, dan penyedap rasa. Penggunaan kulit ikan ini tidak hanya memberikan tekstur yang lebih kenyal, tetapi juga rasa yang lebih gurih dan aroma khas yang membedakannya dari varian pempek lainnya. Namun, aroma amis yang dihasilkan dari kulit ikan sering kali menjadi tantangan tersendiri.[WPI-4417271]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Pempek kulit adalah salah satu variasi dari pempek, makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan tepung sagu. Berbeda dengan jenis pempek lainnya, pempek kulit menggunakan olahan daging dan kulit ikan dalam adonannya, memberikan tekstur yang lebih kenyal dan rasa yang lebih kaya. Pempek ini biasanya digoreng hingga berwarna kecokelatan dan disajikan dengan saus cuko, yaitu saus asam pedas manis yang terbuat dari gula merah, asam jawa, cabai, dan bawang putih. Pempek kulit sering ditemukan di berbagai penjual pempek di Palembang dan kota-kota lain di Indonesia. Pempek kulit adalah salah satu variasi pempek khas Palembang yang memiliki keunikan tersendiri dalam hal bahan dan rasa. Berbeda dengan jenis pempek lainnya, pempek kulit dibuat dengan memanfaatkan kulit ikan—biasanya ikan tenggiri—yang dicampur dengan daging ikan dan bumbu-bumbu seperti bawang putih, garam, dan penyedap rasa. Penggunaan kulit ikan ini tidak hanya memberikan tekstur yang lebih kenyal, tetapi juga rasa yang lebih gurih dan aroma khas yang membedakannya dari varian pempek lainnya. Namun, aroma amis yang dihasilkan dari kulit ikan sering kali menjadi tantangan tersendiri.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-4417271 · Kontributor Wikipedia
Pempek kulit — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 30055299, 2026-10-11T08:18:29Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.