Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan · Indonesia

Rabal

Rabal, atau ghabal, adalah hidangan tradisional masyarakat Jabung, Lampung Timur, Lampung, yang dibuat dari daging ayam, kambing, atau sapi yang dibakar kemudian dicampurkan dengan santan mentah dan bumbu.

Ringkasan merujuk ke Rabal — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Nama lain: Ghabal

Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010004658143
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Indonesia
Catatan tempat
Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Jabung, Lampung Timur. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Rabal, atau ghabal, adalah hidangan tradisional masyarakat Jabung, Lampung Timur, Lampung, yang dibuat dari daging ayam, kambing, atau sapi yang dibakar kemudian dicampurkan dengan santan mentah dan bumbu. Hidangan ini dikenal dalam konteks jamuan dan kegiatan sosial masyarakat Jabung, terutama dalam acara adat, pesta perkawinan, dan syukuran. Nama ghabal digunakan dalam sejumlah sumber yang mendokumentasikan tradisi kuliner masyarakat Jabung. Dalam penggunaan lainnya, hidangan ini juga disebut rabal. Keunikan rabal terletak pada penggunaan santan yang pada sebagian cara pembuatannya tidak dimasak terlebih dahulu. Daging yang telah dibakar dipadukan dengan santan, bumbu, dan belimbing wuluh sehingga menghasilkan hidangan dengan perpaduan rasa gurih dan asam.[WPI-4658143]

Catatan dari sumber

Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Jabung, Lampung Timur. Konteks sajian: Hidangan adat. Penyajian: Suhu ruang. Komponen yang dicatat: Daging ayam, kambing, atau sapi; santan; belimbing wuluh; bumbu. Catatan variasi: Ayam, kambing, atau sapi.[WPI-4658143]

Bahan menurut versi sumber

Komponen pada versi sumber (istilah asli): Daging ayam, kambing, atau sapi; santan; belimbing wuluh; bumbu.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Satu nama, beragam versi

    Variasi menurut sumber (istilah asli): Ayam, kambing, atau sapi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Rabal, atau ghabal, adalah hidangan tradisional masyarakat Jabung, Lampung Timur, Lampung, yang dibuat dari daging ayam, kambing, atau sapi yang dibakar kemudian dicampurkan dengan santan mentah dan bumbu. Hidangan ini dikenal dalam konteks jamuan dan kegiatan sosial masyarakat Jabung, terutama dalam acara adat, pesta perkawinan, dan syukuran. Nama ghabal digunakan dalam sejumlah sumber yang mendokumentasikan tradisi kuliner masyarakat Jabung. Dalam penggunaan lainnya, hidangan ini juga disebut rabal. Keunikan rabal terletak pada penggunaan santan yang pada sebagian cara pembuatannya tidak dimasak terlebih dahulu. Daging yang telah dibakar dipadukan dengan santan, bumbu, dan belimbing wuluh sehingga menghasilkan hidangan dengan perpaduan rasa gurih dan asam.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-4658143 · Kontributor Wikipedia

      Rabal — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 29757318, 2026-09-14T13:41:31Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.