Ragit
Ragit adalah sebuah makanan khas Palembang yang terbuat dari tepung terigu, air, telur, dan garam.
Ringkasan merujuk ke Ragit — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010003070851- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Ragit adalah sebuah makanan khas Palembang yang terbuat dari tepung terigu, air, telur, dan garam. Makanan tersebut biasanya dimakan dengan kari ayam atau sapi. Makanan tersebut memiliki kemiripan dengan roti jala. Ragit adalah makanan yang hanya tersedia selama bulan suci Ramadan. Sejarah ragit diyakini berawal dari kedatangan pedagang India ke Bumi Sriwijaya sekitar abad ke-7 SM. Hal ini terlihat dari kemiripan bentuk dan cara penyajiannya dengan martabak khas India. Saat ini, meskipun Ragit lebih umum dijumpai selama bulan Ramadan, beberapa tempat di Palembang tetap menyajikannya sepanjang tahun. Salah satu lokasi yang masih mempertahankan tradisi ini adalah Komunitas Pedagang Arab di kawasan Pasar Kuto, Kuto Baru, dan Sayangan.[WPI-3070851]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Ragit adalah sebuah makanan khas Palembang yang terbuat dari tepung terigu, air, telur, dan garam. Makanan tersebut biasanya dimakan dengan kari ayam atau sapi. Makanan tersebut memiliki kemiripan dengan roti jala. Ragit adalah makanan yang hanya tersedia selama bulan suci Ramadan. Sejarah ragit diyakini berawal dari kedatangan pedagang India ke Bumi Sriwijaya sekitar abad ke-7 SM. Hal ini terlihat dari kemiripan bentuk dan cara penyajiannya dengan martabak khas India. Saat ini, meskipun Ragit lebih umum dijumpai selama bulan Ramadan, beberapa tempat di Palembang tetap menyajikannya sepanjang tahun. Salah satu lokasi yang masih mempertahankan tradisi ini adalah Komunitas Pedagang Arab di kawasan Pasar Kuto, Kuto Baru, dan Sayangan.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-3070851 · Kontributor Wikipedia
Ragit — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29744899, 2026-09-11T21:04:12Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.