Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan · Malaysia · Timor Leste

Sate ulat sagu

Sate ulat sagu adalah makanan khas Karo Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Papua, dan Dayak Kalimantan yang berasal dari ulat sagu.

Ringkasan merujuk ke Sate ulat sagu — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Nama lain: Ko'o, Butod, Kidu-kidu

Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010003035119
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
MalaysiaTimor Leste
Catatan tempat
Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, Papua, juga populer di negara tetangga seperti Malaysia (Sabah dan Serawak), Papua Nugini dan Timor Leste. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Sate ulat sagu adalah makanan khas Karo Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Papua, dan Dayak Kalimantan yang berasal dari ulat sagu. Ulat sagu didapatkan dari pohon sagu yang dipotong dan dibiarkan membusuk. Makanan ini rendah serat, bisa dimakan secara langsung maupun dengan cara digoreng atau dijadikan sate. Dalam budaya Papua, ulat sagu menjadi unsur penting dalam ritual perayaan oleh Suku Asmat. Sebuah ritual makanan disiapkan oleh Suku Kamoro dalam pemberian nama anak laki-laki mereka. Ritual makanan ini terdiri dari campuran tepung sagu dengan siput atau kerang jenis tertentu, dan ulat sagu yang dibungkus dalam kemasan daun sagu berukuran panjang.[WPI-3035119]

Catatan dari sumber

Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, Papua, juga populer di negara tetangga seperti Malaysia (Sabah dan Serawak), Papua Nugini dan Timor Leste. Konteks sajian: Menu utama. Penyajian: Panas. Komponen yang dicatat: Ulat sagu, bumbu kacang, sambal, dan lalapan.[WPI-3035119]

Bahan menurut versi sumber

Komponen pada versi sumber (istilah asli): Ulat sagu, bumbu kacang, sambal, dan lalapan.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Sate ulat sagu adalah makanan khas Karo Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Papua, dan Dayak Kalimantan yang berasal dari ulat sagu. Ulat sagu didapatkan dari pohon sagu yang dipotong dan dibiarkan membusuk. Makanan ini rendah serat, bisa dimakan secara langsung maupun dengan cara digoreng atau dijadikan sate. Dalam budaya Papua, ulat sagu menjadi unsur penting dalam ritual perayaan oleh Suku Asmat. Sebuah ritual makanan disiapkan oleh Suku Kamoro dalam pemberian nama anak laki-laki mereka. Ritual makanan ini terdiri dari campuran tepung sagu dengan siput atau kerang jenis tertentu, dan ulat sagu yang dibungkus dalam kemasan daun sagu berukuran panjang.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-3035119 · Kontributor Wikipedia

      Sate ulat sagu — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 27908434, 2025-10-01T09:28:09Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.