Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan · Indonesia

Seruit

Seruit adalah hidangan tradisional Lampung yang terdiri atas ikan yang diolah dengan cara dibakar, digoreng, atau dimasak dengan cara lain, kemudian disantap bersama sambal, tempoyak, buah-buahan, dan berbagai jenis lalapan.

Ringkasan merujuk ke Seruit — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Nama lain: Nyeruit

Gambar Seruit
Gambar Seruit dari Wikimedia Commons. Raflinoer32 · CC BY-SA 4.0 · Raflinoer32

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010000237240
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Indonesia
Catatan tempat
Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Lampung. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Seruit adalah hidangan tradisional Lampung yang terdiri atas ikan yang diolah dengan cara dibakar, digoreng, atau dimasak dengan cara lain, kemudian disantap bersama sambal, tempoyak, buah-buahan, dan berbagai jenis lalapan. Seruit tidak hanya merujuk pada komposisi makanan, tetapi juga berkaitan dengan praktik makan bersama yang dalam masyarakat Lampung dikenal sebagai nyeruit. Dalam praktiknya, bahan dan cara penyajian Seruit dapat berbeda menurut masyarakat dan daerah. Ikan yang digunakan antara lain ikan air tawar seperti ikan nila, baung, patin, dan belida. Sambalnya dapat menggunakan cabai, terasi, tomat rampai, bawang, serta bahan lain seperti tempoyak atau mangga. Lalapan dan sayuran pelengkap juga menjadi bagian dari hidangan. Seruit ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari Lampung pada tahun 2015.[WPI-237240]

Catatan dari sumber

Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Lampung. Konteks sajian: Lauk. Penyajian: Hidangan makan bersama. Komponen yang dicatat: Ikan, sambal, tempoyak atau buah-buahan, dan lalapan.[WPI-237240]

Bahan menurut versi sumber

Komponen pada versi sumber (istilah asli): Ikan, sambal, tempoyak atau buah-buahan, dan lalapan.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Seruit adalah hidangan tradisional Lampung yang terdiri atas ikan yang diolah dengan cara dibakar, digoreng, atau dimasak dengan cara lain, kemudian disantap bersama sambal, tempoyak, buah-buahan, dan berbagai jenis lalapan. Seruit tidak hanya merujuk pada komposisi makanan, tetapi juga berkaitan dengan praktik makan bersama yang dalam masyarakat Lampung dikenal sebagai nyeruit. Dalam praktiknya, bahan dan cara penyajian Seruit dapat berbeda menurut masyarakat dan daerah. Ikan yang digunakan antara lain ikan air tawar seperti ikan nila, baung, patin, dan belida. Sambalnya dapat menggunakan cabai, terasi, tomat rampai, bawang, serta bahan lain seperti tempoyak atau mangga. Lalapan dan sayuran pelengkap juga menjadi bagian dari hidangan. Seruit ditetapkan sebagai salah satu Warisan Budaya Takbenda Indonesia dari Lampung pada tahun 2015.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-237240 · Kontributor Wikipedia

      Seruit — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 29757422, 2026-09-14T13:56:24Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.