Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan

Surasang

Surasang (수라상;水刺床) adalah masakan khusus yang disajikan di atas meja makan untuk raja pada zaman Dinasti Joseon (1392-1910) di Korea.

Ringkasan merujuk ke Surasang — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar Surasang
Gambar Surasang dari Wikimedia Commons. travelmate2021 from 台灣(中華民國) · CC BY 2.0 · travelmate2021

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010000333427
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Wilayah belum dicatat
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Surasang (수라상;水刺床) adalah masakan khusus yang disajikan di atas meja makan untuk raja pada zaman Dinasti Joseon (1392-1910) di Korea. Masakan yang disajikan dinamakan sura, sementara mejanya disebut sang dalam bahasa Korea. Kata Sura dipinjam dari bahasa Mongol saat Korea pada masa Dinasti Goryeo diduduki oleh (Dinasti Yuan). Tradisi ini diwariskan ke Dinasti Joseon. Surasang disajikan untuk raja 2 kali sehari, pada pukul 10 pagi dan 5 sore. Makanan yang disajikan sebagai sarapan (chojoban) adalah semangkuk bubur (juk), kemudian makanan ringan akan dhidangkan pukul 2 siang. Surasang disediakan di atas 3 meja, wonban (meja utama), gyeotban dan chaeksangban (meja pelengkap). Wonban diletakkan di depan raja dan berisi masakan berupa bap, tang (sup), jjigae (sup rebusan), jjim (rebusan), seon (sayur dan tahu kukus) dan 12 jenis masakan lain termasuk kimchi dan sayur-sayuran. Di dua meja lain terdapat masakan hoe (ikan atau daging sapi mentah), sinseollo (sup sayuran dan bakso daging), gu-i (hidangan panggang), jeongol (sup rebusan sayuran dan daging) dan sebagainya.[WPI-333427]

Bahan menurut versi sumber

Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Surasang (수라상;水刺床) adalah masakan khusus yang disajikan di atas meja makan untuk raja pada zaman Dinasti Joseon (1392-1910) di Korea. Masakan yang disajikan dinamakan sura, sementara mejanya disebut sang dalam bahasa Korea. Kata Sura dipinjam dari bahasa Mongol saat Korea pada masa Dinasti Goryeo diduduki oleh (Dinasti Yuan). Tradisi ini diwariskan ke Dinasti Joseon. Surasang disajikan untuk raja 2 kali sehari, pada pukul 10 pagi dan 5 sore. Makanan yang disajikan sebagai sarapan (chojoban) adalah semangkuk bubur (juk), kemudian makanan ringan akan dhidangkan pukul 2 siang. Surasang disediakan di atas 3 meja, wonban (meja utama), gyeotban dan chaeksangban (meja pelengkap). Wonban diletakkan di depan raja dan berisi masakan berupa bap, tang (sup), jjigae (sup rebusan), jjim (rebusan), seon (sayur dan tahu kukus) dan 12 jenis masakan lain termasuk kimchi dan sayur-sayuran. Di dua meja lain terdapat masakan hoe (ikan atau daging sapi mentah), sinseollo (sup sayuran dan bakso daging), gu-i (hidangan panggang), jeongol (sup rebusan sayuran dan daging) dan sebagainya.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-333427 · Kontributor Wikipedia

      Surasang — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 29151298, 2026-04-21T18:43:20Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.