Tawe lemo
Tawe lemo (bahasa Kulawi: Uta tawe lemo) adalah hidangan khas Kulawi yang disajikan diatas dulang yang dilapisi dengan daun pisang.
Ringkasan merujuk ke Tawe lemo — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010004743869- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Indonesia
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Kulawi, Sulawesi Tengah. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Tawe lemo (bahasa Kulawi: Uta tawe lemo) adalah hidangan khas Kulawi yang disajikan diatas dulang yang dilapisi dengan daun pisang. Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kata Uta tawe lemo (dibaca: uta tave lemo) adalah sayur daun lemon. Hal ini mengacu pada bumbu utamanya yaitu daun lemon (Citrus hystrix), garam, vetsin, dan cabai rawit. Bahan utama masakan ini adalah daging kerbau atau sapi yang dicampur dengan umbut (bagian dalam batang) pohon enau. Tawe lemo dibuat dengan cara memasak daging (umumnya kerbau atau sapi) bersamaan dengan tinimpu (umbut pohon enau). Selanjutnya ditambahkan dengan daun lemon, cabai rawit, garam, dan vetsin. Setelah matang, masakan tersebut selanjutnya dihidangkan didalam mangkuk yang terbuat dari tempurung kelapa. Selanjutnya ditambahkan nasi yang keduanya diletakan diatas dulang. Dulang adalah wadah yang umumnya terbuat dari kuningan.[WPI-4743869]
Catatan dari sumber
Kategori menurut sumber: Makanan Tradisional. Konteks sajian: Hidangan Utama. Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Kulawi, Sulawesi Tengah. Penyajian: Hangat. Komponen yang dicatat: Daging (Lembu, Kerbau, Sapi, Ayam atau Ikan), Garam, Vetsin, Cabai rawit, dan Daun lemon.[WPI-4743869]
Bahan menurut versi sumber
Komponen pada versi sumber (istilah asli): Daging (Lembu, Kerbau, Sapi, Ayam atau Ikan), Garam, Vetsin, Cabai rawit, dan Daun lemon.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Tawe lemo (bahasa Kulawi : Uta tawe lemo) adalah hidangan khas Kulawi yang disajikan diatas dulang yang dilapisi dengan daun pisang. Jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kata Uta tawe lemo (dibaca : uta tave lemo) adalah sayur daun lemon. Hal ini mengacu pada bumbu utamanya yaitu daun lemon (Citrus hystrix), garam, vetsin, dan cabai rawit. Bahan utama masakan ini adalah daging kerbau atau sapi yang dicampur dengan umbut (bagian dalam batang) pohon enau. Tawe lemo dibuat dengan cara memasak daging (umumnya kerbau atau sapi) bersamaan dengan tinimpu (umbut pohon enau). Selanjutnya ditambahkan dengan daun lemon, cabai rawit, garam, dan vetsin. Setelah matang, masakan tersebut selanjutnya dihidangkan didalam mangkuk yang terbuat dari tempurung kelapa. Selanjutnya ditambahkan nasi yang keduanya diletakan diatas dulang. Dulang adalah wadah yang umumnya terbuat dari kuningan.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-4743869 · Kontributor Wikipedia
Tawe lemo — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Penyajian; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 30001776, 2026-09-29T03:24:38Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.