Brem
Brem adalah makanan fermentasi tradisional atau minuman fermentasi dari Indonesia.
Ringkasan merujuk ke Brem — Wikipedia bahasa Inggris · Cara membaca informasi
Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:110653158- Jenis
- Minuman
- Wilayah terkait
- Indonesia
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Indonesia. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Brem adalah makanan fermentasi tradisional atau minuman fermentasi dari Indonesia. Ada dua jenis brem, kue brem (keras) yang biasanya dimakan sebagai cemilan dari Madiun dan Wonogiri, dan minuman brem (cair) yang dibuat dari anggur beras dari Bali dan Nusa Tenggara, tetapi sebagian besar dikenal dari Bali. Brem pertama kali muncul di Jawa sekitar tahun 1000, berdasarkan penyelidikan mengenai prasasti Jawa kuno dan sastra. Brem sebagai minuman dikonsumsi dan memiliki penggunaan penting dalam upacara kuil tertentu dari Hinduisme yang disebut Tetabuhan, sebagai minuman kurban untuk Buto Kala (lit. Kala the Giant) untuk menghidupkan harmoni. Brem bisa putih atau merah tergantung pada proporsi beras putih dan hitam yang mengandung gluten yang digunakan dalam produksi. Sebagai cairan, rasa brem dapat berkisar dari sangat manis hingga semi-manis, namun asam dan mengandung alkohol dengan berbagai derajat, biasanya dari 5% hingga 14%. Kue Brem diproduksi di dua tempat, Wonogiri dan Madiun.[WP-10653158]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris
Brem is a traditional fermented food or fermented beverage from Indonesia. There are two types of brem, brem cake (solid) that is usually eaten as a snack from Madiun and Wonogiri, and brem beverage (liquid) made of rice wine from Bali and Nusa Tenggara, but mostly known from Bali. Brem first appeared in Java around the year 1000, based on investigations regarding old Javanese inscriptions and literature. Brem as a beverage is consumed and holds important use in certain temple ceremonies of Hinduism called Tetabuhan, as an offering beverage for Buto Kala (lit. Kala the Giant) in order to evoke harmony. Brem can be either white or red depending on the proportions of white and black glutinous rice used in production. As a liquid, brem's taste can range from very sweet to semi-sweet, yet acidic and contains alcohol with varying degrees, usually from 5% to 14%. Brem cake is produced in two places, Wonogiri and Madiun.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WP-10653158 · Kontributor Wikipedia
Brem — Wikipedia bahasa Inggris
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 1366865164, 2026-07-30T17:35:24Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.