Rabeg
Rabeg adalah masakan tradisional yang berasal dari perpaduan bumbu khas Jazirah Arab dan Banten, yang terbuat dari daging kambing yang memakai bumbu sederhana.
Ringkasan merujuk ke Rabeg — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Belum ada gambar yang lolos pemeriksaan.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010002047249- Jenis
- Olahan pangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Rabeg adalah masakan tradisional yang berasal dari perpaduan bumbu khas Jazirah Arab dan Banten, yang terbuat dari daging kambing yang memakai bumbu sederhana. Rasanya gurih dan tidak terlalu berbahaya untuk yang menderita kolesterol karena makanan khas Jawa Serang ini tidak memakai santan dalam proses pengolahannya. Menurut sejarah, Rabeg digemari oleh Sultan Maulana. Oleh karena itu, Rabeg sangat erat kaitannya dengan sejarah Kesultanan Banten dan menjadi salah satu kuliner yang sering dihidangkan pada acara-acara adat, seperti pernikahan dan khitanan. Masakan yang identik dengan bahan utama daging kambing ini menjadi kuliner yang banyak dan mudah ditemukan. Bahkan sering dijumpai pada acara tertentu, seperti pernikahan atau khitanan. Daging yang biasa digunakan untuk mengolah Rabeg ini adalah daging kambing. Menurut sejarah, Rabeg adalah masakan yang digemari oleh Sultan Maulana, Kesultanan Banten.[WPI-2047249]
Bahan menurut versi sumber
Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Rabeg adalah masakan tradisional yang berasal dari perpaduan bumbu khas Jazirah Arab dan Banten, yang terbuat dari daging kambing yang memakai bumbu sederhana. Rasanya gurih dan tidak terlalu berbahaya untuk yang menderita kolesterol karena makanan khas Jawa Serang ini tidak memakai santan dalam proses pengolahannya. Menurut sejarah, Rabeg digemari oleh Sultan Maulana. Oleh karena itu, Rabeg sangat erat kaitannya dengan sejarah Kesultanan Banten dan menjadi salah satu kuliner yang sering dihidangkan pada acara-acara adat, seperti pernikahan dan khitanan. Masakan yang identik dengan bahan utama daging kambing ini menjadi kuliner yang banyak dan mudah ditemukan. Bahkan sering dijumpai pada acara tertentu, seperti pernikahan atau khitanan. Daging yang biasa digunakan untuk mengolah Rabeg ini adalah daging kambing. Menurut sejarah, Rabeg adalah masakan yang digemari oleh Sultan Maulana, Kesultanan Banten.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-2047249 · Kontributor Wikipedia
Rabeg — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29871295, 2026-09-18T03:02:10Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.