Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Olahan pangan

Veal Oscar

Veal Oscar adalah kreasi kuliner yang disajikan pertama kali pada tanggal 18 September 1897, dan konon diberi nama untuk menghormati Raja Swedia Oscar II, yang sangat menyukai bahan-bahannya.

Ringkasan merujuk ke Veal Oscar — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar Veal Oscar
Gambar Veal Oscar dari Wikimedia Commons. JIP · CC BY-SA 4.0 · JIP

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:137176914
Jenis
Olahan pangan
Wilayah terkait
Wilayah belum dicatat
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
2 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Veal Oscar adalah kreasi kuliner yang disajikan pertama kali pada tanggal 18 September 1897, dan konon diberi nama untuk menghormati Raja Swedia Oscar II, yang sangat menyukai bahan-bahannya. Hidangan ini terdiri dari potongan daging sapi muda yang ditumis dan diberi daging kepiting (atau kadang-kadang lobster), dan saus mentega emulsi seperti Hollandaise atau Béarnaise. Secara tradisional, Veal Oscar dihiasi dengan dua batang asparagus putih. Di zaman modern, hidangan ini sering dibuat dengan steik.[WPI-4434755]

Bahan menurut versi sumber

Bahan dijelaskan dalam uraian sumber. Daftar bahan belum dicatat terpisah.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris

    Veal Oscar is a culinary creation consisting of sauteed veal cutlets topped with crab (or occasionally lobster) meat, and an emulsified butter sauce such as Hollandaise or Béarnaise. Traditionally, Veal Oscar is garnished with two white asparagus spears. The dish was served for the first time on 18 September 1897 at the Grand Hôtel in Stockholm for King Oscar II's 25th anniversary as regent of Sweden. The dish is said to be named after the king, who was especially partial to its ingredients. The dish was created by the French Paul Edmond Malaise. His masterpiece was a veal dish with choron sauce in the form of the letter O. A lobster tail with truffle became a crown for the dish and two white asparagus spears were placed parallel to each other, forming the Roman numeral II (two). This formed the crowned monogram of the king.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WP-37176914 · Kontributor Wikipedia

      Veal Oscar — Wikipedia bahasa Inggris

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 1379525967, 2026-10-10T14:04:09Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.

    2. WPI-4434755 · Kontributor Wikipedia

      Veal Oscar — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 27135599, 2025-04-12T04:14:13Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.