Bubur pedas
Bubur pedas atau bubbor paddas adalah makanan tradisional sejenis bubur khas suku Melayu yang memiliki berbagai macam varian berbeda seperti Melayu Sambas di Kalimantan Barat, Berau di Kalimantan Timur, Melayu Langkat dan Melayu Deli dari Sumatera Utara.
Ringkasan merujuk ke Bubur pedas — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Nama lain: Bubbor Paddas, Bubur Pedas Sambas, Bubur Pedas Sarawak, Lat Moi, Ancur Paddas

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010001798737- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Catatan tempat
- Wilayah menurut sumber: Kalimantan Barat (Indonesia), Sarawak (Malaysia). Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Bubur pedas atau bubbor paddas adalah makanan tradisional sejenis bubur khas suku Melayu yang memiliki berbagai macam varian berbeda seperti Melayu Sambas di Kalimantan Barat, Berau di Kalimantan Timur, Melayu Langkat dan Melayu Deli dari Sumatera Utara. Bubur pedas juga populer di kalangan orang Melayu di Sarawak, Malaysia yang biasanya disajikan selama bulan Ramadhan setelah umat Muslim mengakhiri puasa pada waktu berbuka. Orang Tionghoa setempat secara harfiah menyebutnya sebagai (Hakka: Lat Moi; Hanzi: 辣糜), 'Lat' yang artinya pedas dan 'Moi' yang artinya bubur. Bubur pedas juga populer bagi masyarakat Melayu di Tambelan, Kepulauan Riau. Bubur pedas terbuat dari beras sangrai dan kelapa parut yang dihaluskan. Kaldu dibuat baik dari daging tulang seperti tulang rusuk atau irisan ayam. Bumbu campuran termasuk bawang merah, bawang putih, serai, lada hitam, dan daun kunyit. Sejumlah sayuran, antara lain wortel, kangkung, daun pakis, daun kesum (daun laksa), kacang panjang, kecambah, atap bambu dan kentang dadu akan dimasukkan ke dalam panci saat bubur sedang dimasak.[WPI-1798737]
Catatan dari sumber
Wilayah menurut sumber: Kalimantan Barat (Indonesia), Sarawak (Malaysia). Konteks sajian: Hidangan. Penyajian: Panas. Komponen yang dicatat: Untuk bumbu: Bawang putih, jahe, bawang merah, bawang, cabai kering, kunyit, serai, lengkuas dan kelapa parut Untuk bubur: Daun kesum, Wortel, kentang, sayuran hijau, jamur, kacang dadih, rebung, daun kunyit, kacang panjang, udang kering dan daging yang ditambah dengan bumbu.[WPI-1798737]
Bahan menurut versi sumber
Komponen pada versi sumber (istilah asli): Untuk bumbu: Bawang putih, jahe, bawang merah, bawang, cabai kering, kunyit, serai, lengkuas dan kelapa parut Untuk bubur: Daun kesum, Wortel, kentang, sayuran hijau, jamur, kacang dadih, rebung, daun kunyit, kacang panjang, udang kering dan daging yang ditambah dengan bumbu.
- Jahe komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan mengikuti uraian sumberCakupan bagian sumber pada revisi yang ditautkan; bukan semua versi [WPI-1798737]
- Bawang merah komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan mengikuti uraian sumberCakupan bagian sumber pada revisi yang ditautkan; bukan semua versi [WPI-1798737]
- Kunyit komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan mengikuti uraian sumberCakupan bagian sumber pada revisi yang ditautkan; bukan semua versi [WPI-1798737]
- Serai komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan mengikuti uraian sumberCakupan bagian sumber pada revisi yang ditautkan; bukan semua versi [WPI-1798737]
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Bubur pedas atau bubbor paddas adalah makanan tradisional sejenis bubur khas suku Melayu yang memiliki berbagai macam varian berbeda seperti Melayu Sambas di Kalimantan Barat, Berau di Kalimantan Timur, Melayu Langkat dan Melayu Deli dari Sumatera Utara. Bubur pedas juga populer di kalangan orang Melayu di Sarawak, Malaysia yang biasanya disajikan selama bulan Ramadhan setelah umat Muslim mengakhiri puasa pada waktu berbuka. Orang Tionghoa setempat secara harfiah menyebutnya sebagai (Hakka: Lat Moi; Hanzi: 辣糜), 'Lat' yang artinya pedas dan 'Moi' yang artinya bubur. Bubur pedas juga populer bagi masyarakat Melayu di Tambelan, Kepulauan Riau. Bubur pedas terbuat dari beras sangrai dan kelapa parut yang dihaluskan. Kaldu dibuat baik dari daging tulang seperti tulang rusuk atau irisan ayam. Bumbu campuran termasuk bawang merah, bawang putih, serai, lada hitam, dan daun kunyit. Sejumlah sayuran, antara lain wortel, kangkung, daun pakis, daun kesum (daun laksa), kacang panjang, kecambah, atap bambu dan kentang dadu akan dimasukkan ke dalam panci saat bubur sedang dimasak.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-1798737 · Kontributor Wikipedia
Bubur pedas — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29801555, 2026-09-17T09:33:11Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.