Nattō
Nattō adalah makanan tradisional Jepang yang terbuat dari biji kedelai yang difermentasi dengan Bacillus subtilis, biasanya dimakan untuk sarapan.
Ringkasan merujuk ke Nattō — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi
Nama lain: Natto

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:100375321- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Jepang
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Japan; Wilayah menurut sumber: East Asia. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 2 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Nattō adalah makanan tradisional Jepang yang terbuat dari biji kedelai yang difermentasi dengan Bacillus subtilis, biasanya dimakan untuk sarapan. Tidak semua orang menyukai makan nattō karena tidak menyukai bau dan aromanya yang kuat, atau teksturnya yang licin. Di Jepang, nattō paling disukai oleh orang di wilayah timur, termasuk wilayah Kanto, Tohoku, dan Hokkaido. Nattō biasanya dimakan dengan nasi hangat, dicampur dengan kecap asin. Di Hokkaido dan Tohoku utara, nattō disajikan dengan gula. Nattō juga digunakan untuk makanan lain, misalnya nattō sushi, nattō toast, dalam sup miso, salad, okonomiyaki, dengan spaghetti, atau digoreng. Nattō yang dikeringkan dapat dimakan sebagai makanan ringan. Selain itu juga ada es krim nattō.[WPI-119964]
Catatan dari sumber
Negara menurut sumber: Japan. Wilayah menurut sumber: East Asia. Konteks sajian: Breakfast, side dish. Komponen yang dicatat: Fermented soybeans.[WP-375321]
Bahan menurut versi sumber
Komponen menurut sumber (istilah asli): Fermented soybeans.
- Kedelai komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan tidak dirinci pada cuplikan infoboxCakupan infobox pada revisi sumber; bukan semua versi [WP-375321]
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris
Natto is a traditional Japanese food made from whole soybeans that have been fermented with Bacillus subtilis var. natto. It is often served as a breakfast food with rice. It is served with karashi mustard, soy or tare sauce, and sometimes spring onion. Within Japan, natto is most popular in the eastern regions, including Kantō, Tōhoku, and Hokkaido. Natto is often considered an acquired taste because of its powerful smell, strong flavor, and sticky, slimy texture. A 2009 survey revealed that 70% of the 3,827 respondents found the taste pleasant, and others who may not find the taste pleasant still eat the food out of habit.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WP-375321 · Kontributor Wikipedia
Natto — Wikipedia bahasa Inggris
Diadaptasi dari bagian pembuka dan ringkasan fakta artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 1375164144, 2026-09-16T04:25:49Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.
- WPI-119964 · Kontributor Wikipedia
Nattō — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian pembuka artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29412258, 2026-07-02T20:36:42Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.