Pedesan entog
Pedesan entog adalah masakan berbahan entog atau Itik serati yang berasal dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Indonesia.
Ringkasan merujuk ke Pedesan entog — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010004818480- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Indonesia
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Cirebon dan Indramayu.. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Pedesan entog adalah masakan berbahan entog atau Itik serati yang berasal dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Indonesia. Hidangan ini disajikan berkuah dengan cita rasa pedas, gurih, dan merupakan kuliner andalan kawasan Pantura serta dapat ditemukan hingga ke Cirebon. Secara penyajian, pedesan entog mirip seperti gulai, tetapi tanpa santan. Selain Entog, para penjual pedesan di Indramayu juga menyajikan menu unggas lain, seperti ayam atau bebek. Namun, pedesan entog sudah menjadi varian yang paling dikenal dalam kuliner Indramayu. Pedesan entog ditempatkan sebagai salah satu hidangan lauk-pauk khas Indramayu bersama dengan pindang gombyang, sate biawak, dan krecek urang. Bahan utama pedesan entog adalah daging entog yang telah dipotong menjadi beberapa bagian dengan proses pemasakan yang cukup lama agar menghasilkan tekstur yang lebih empuk. Bumbu yang digunakan terdiri atas cabai, merica, bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, lengkuas, serai, daun jeruk, dan ketumbar. Beberapa variasi juga menggunakan tomat, kecap manis, daun salam, serta asam jawa.[WPI-4818480]
Catatan dari sumber
Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Cirebon dan Indramayu. Penyajian: Hangat, suhu ruangan. Komponen yang dicatat: entog, cabai, merica, jahe, kemiri, lengkuas, serai, daun salam, daun jeruk purut,. Catatan variasi: Dihidangkan bersama nasi.[WPI-4818480]
Bahan menurut versi sumber
Komponen pada versi sumber (istilah asli): entog, cabai, merica, jahe, kemiri, lengkuas, serai, daun salam, daun jeruk purut,.
- Cabai komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan mengikuti uraian sumberCakupan bagian sumber pada revisi yang ditautkan; bukan semua versi [WPI-4818480]
- Jahe komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan mengikuti uraian sumberCakupan bagian sumber pada revisi yang ditautkan; bukan semua versi [WPI-4818480]
- Serai komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan mengikuti uraian sumberCakupan bagian sumber pada revisi yang ditautkan; bukan semua versi [WPI-4818480]
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Satu nama, beragam versi
Variasi menurut sumber (istilah asli): Dihidangkan bersama nasi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Pedesan entog adalah masakan berbahan entog atau Itik serati yang berasal dari Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Indonesia. Hidangan ini disajikan berkuah dengan cita rasa pedas, gurih, dan merupakan kuliner andalan kawasan Pantura serta dapat ditemukan hingga ke Cirebon. Secara penyajian, pedesan entog mirip seperti gulai, tetapi tanpa santan. Selain Entog, para penjual pedesan di Indramayu juga menyajikan menu unggas lain, seperti ayam atau bebek. Namun, pedesan entog sudah menjadi varian yang paling dikenal dalam kuliner Indramayu. Pedesan entog ditempatkan sebagai salah satu hidangan lauk-pauk khas Indramayu bersama dengan pindang gombyang, sate biawak, dan krecek urang. Bahan utama pedesan entog adalah daging entog yang telah dipotong menjadi beberapa bagian dengan proses pemasakan yang cukup lama agar menghasilkan tekstur yang lebih empuk. Bumbu yang digunakan terdiri atas cabai, merica, bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, lengkuas, serai, daun jeruk, dan ketumbar. Beberapa variasi juga menggunakan tomat, kecap manis, daun salam, serta asam jawa.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-4818480 · Kontributor Wikipedia
Pedesan entog — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Bahan; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 30021739, 2026-10-02T16:44:29Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.