Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Hidangan · Malaysia

Sinalau

Sinalau, salau atau sinalai mengacu pada jenis daging yang di asap tradisional yang umum di kalangan penduduk asli Kadazan, Dusun, Murut, dan Rungus di Sabah di Malaysia.

Ringkasan merujuk ke Sinalau — Wikipedia bahasa Inggris · Cara membaca informasi

Gambar Sinalau
Gambar Sinalau dari Wikimedia Commons. Rruunnaa · CC BY 4.0 · Rruunnaa

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:183207584
Jenis
Hidangan
Wilayah terkait
Malaysia
Catatan tempat
Tempat yang disebut dalam klaim asal: Malaysia; Wilayah menurut sumber: Sabah; Tradisi terkait: Sabahan cuisine. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Sinalau, salau atau sinalai mengacu pada jenis daging yang di asap tradisional yang umum di kalangan penduduk asli Kadazan, Dusun, Murut, dan Rungus di Sabah di Malaysia. Hal ini juga dapat disebut sebagai metode tradisional yang digunakan oleh etnis pribumi merokok daging atas kayu bakar dan panas arang kayu secara tidak langsung, yang juga dianggap sebagai simbol kekayaan budaya dan tradisi kuliner Sabah.[WP-83207584]

Catatan dari sumber

Kategori menurut sumber: Smoked meat. Konteks sajian: Main course. Tempat yang disebut dalam klaim asal: Malaysia. Wilayah menurut sumber: Sabah. Tradisi terkait: Sabahan cuisine. Komponen yang dicatat: Either wild boar, pig, chicken, beef, duck, venison or fish, indigenous spices with salt. Catatan variasi: Sinalau bakas (wild boar), sinalau wogok/vogok (domesticated pig), sinalau manuk (chicken), sinalau sapi (beef), sinalau payau (deer), sinalau putik (duck), and sinalau/sinalai sada (fish).[WP-83207584]

Bahan menurut versi sumber

Komponen menurut sumber (istilah asli): Either wild boar, pig, chicken, beef, duck, venison or fish, indigenous spices with salt.

  • Daging sapi komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan tidak dirinci pada cuplikan infoboxCakupan infobox pada revisi sumber; bukan semua versi [WP-83207584]
  • Ikan untuk kuliner komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan tidak dirinci pada cuplikan infoboxCakupan infobox pada revisi sumber; bukan semua versi [WP-83207584]

Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

Cara pengolahan

Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

Satu nama, beragam versi

Variasi menurut sumber (istilah asli): Sinalau bakas (wild boar), sinalau wogok/vogok (domesticated pig), sinalau manuk (chicken), sinalau sapi (beef), sinalau payau (deer), sinalau putik (duck), and sinalau/sinalai sada (fish).

Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris

Sinalau, salau or sinalai refers to the types of traditional smoked meat common among the indigenous Kadazan, Dusun, Murut, and Rungus of Sabah in Malaysia. It can also be referred to as the traditional method employed by the indigenous ethnics of smoking meat over indirect firewood and charcoal heat, which is also considered as a symbol of Sabah's cultural richness and culinary tradition.

Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

Sumber rujukan

Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

  1. WP-83207584 · Kontributor Wikipedia

    Sinalau — Wikipedia bahasa Inggris

    Diadaptasi dari bagian pembuka dan ringkasan fakta artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

    Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

    Revisi 1364718406, 2026-07-18T03:21:24Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.