Kuliner.bagian dari ensiklopedia.online
Olahan pangan · Prancis

Crottin de Chavignol

Crottin de Chavignol adalah keju dari Prancis yang bertekstur lembut dan diproduksi dari susu kambing yang dipasteurisasi.

Ringkasan merujuk ke Crottin de Chavignol — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar Crottin de Chavignol
Gambar Crottin de Chavignol dari Wikimedia Commons. Coyau / Wikimedia Commons · CC BY-SA 3.0 · Coyau · Wikimedia Commons

Ringkasan profil

ID profil
kuliner:8010000539230
Jenis
Olahan pangan
Wilayah terkait
Prancis
Catatan tempat
Negara menurut sumber: Prancis. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
Peran lain
Belum ada peran lain yang dicatat
Variasi tercatat
Belum dicatat terpisah
Sumber rujukan
1 rujukan
Diperbarui

Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.

Identitas dan konteks

Crottin de Chavignol adalah keju dari Prancis yang bertekstur lembut dan diproduksi dari susu kambing yang dipasteurisasi. Keju ini mendapatkan namanya pada tahun 1829. "Crottin" merupakan sebutan untuk lampu minyak kecil yang memiliki bentuk yang sama dengan keju ini. Selain itu, kata "Crottin" juga memiliki arti "kotoran kuda". Keju ini dicetak dengan menggunakan cetakan khusus yang disebut "Faisselles" sebelum dikeringkan dan dimatangkan. Keju Crottin de Chavignol yang berumur 8 hari memiliki rasa yang aromatik dan tekstur yang lembap. Ketika berumur 11 hari maka bagian dalam dari keju tersebut akan menjadi lembut dan memiliki rasa kacang yang lebih kentara. Setelah 20 hari maka keju akan menjadi lebih padat dan memiliki rasa seperti buah.[WPI-539230]

Catatan dari sumber

Negara menurut sumber: Prancis. Bahan dasar: Kambing. Tekstur: Lembut. Pematangan: 10 hari.[WPI-539230]

Bahan menurut versi sumber

Komponen pada versi sumber (istilah asli): Kambing.

    Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.

    Cara pengolahan

    Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.

    Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.

    Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia

    Crottin de Chavignol adalah keju dari Prancis yang bertekstur lembut dan diproduksi dari susu kambing yang dipasteurisasi. Keju ini mendapatkan namanya pada tahun 1829. "Crottin" merupakan sebutan untuk lampu minyak kecil yang memiliki bentuk yang sama dengan keju ini. Selain itu, kata "Crottin" juga memiliki arti "kotoran kuda". Keju ini dicetak dengan menggunakan cetakan khusus yang disebut "Faisselles" sebelum dikeringkan dan dimatangkan. Keju Crottin de Chavignol yang berumur 8 hari memiliki rasa yang aromatik dan tekstur yang lembap. Ketika berumur 11 hari maka bagian dalam dari keju tersebut akan menjadi lembut dan memiliki rasa kacang yang lebih kentara. Setelah 20 hari maka keju akan menjadi lebih padat dan memiliki rasa seperti buah.

    Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.

    Sumber rujukan

    Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.

    1. WPI-539230 · Kontributor Wikipedia

      Crottin de Chavignol — Wikipedia bahasa Indonesia

      Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.

      Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor

      Revisi 22834170, 2023-02-02T07:42:05Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.