Tahu petis
Tahu petis (ꦠꦲꦸꦥꦺꦠꦶꦱ꧀) adalah jajanan khas kota Semarang berupa tahu goreng yang dimakan dengan petis (saus berwarna hitam kental yang biasanya terbuat dari udang) yang dioleskan/disisipkan di tengah-tengah tahu.
Ringkasan merujuk ke Tahu petis — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010000140642- Jenis
- Olahan pangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Semarang, Jawa Tengah. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Tahu petis (ꦠꦲꦸꦥꦺꦠꦶꦱ꧀) adalah jajanan khas kota Semarang berupa tahu goreng yang dimakan dengan petis (saus berwarna hitam kental yang biasanya terbuat dari udang) yang dioleskan/disisipkan di tengah-tengah tahu. Seperti tahu pong tetapi rasanya tidak asin, yaitu berasal dari tahu putih yang digoreng sampai warna kecokelatan tanpa dibumbui atau dibumbui dengan larutan garam dan bawang putih saja. Sedangkan petisnya berasa manis agak sedikit asin. Agar menggugah selera tahu petis biasanya dimakan dengan cabai rawit. Selain di Semarang, tahu petis juga dikenal di beberapa daerah lainnya seperti Surabaya dan Cirebon. Karakteristik utama tahu petis terletak pada profil rasa umami serta aroma spesifik yang dihasilkan oleh komponen petis, yang melengkapi cita rasa tahu goreng konvensional. Dalam perkembangannya, konsistensi tekstur petis mengalami variasi tingkat kekentalan mulai dari bentuk cair hingga pekat yang disesuaikan dengan preferensi regional maupun selera konsumen.[WPI-140642]
Catatan dari sumber
Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Semarang, Jawa Tengah. Komponen yang dicatat: kedelai, petis.[WPI-140642]
Bahan menurut versi sumber
Komponen pada versi sumber (istilah asli): kedelai, petis.
- Kedelai komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan mengikuti uraian sumberCakupan bagian sumber pada revisi yang ditautkan; bukan semua versi [WPI-140642]
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Tahu petis (ꦠꦲꦸꦥꦺꦠꦶꦱ꧀) adalah jajanan khas kota Semarang berupa tahu goreng yang dimakan dengan petis (saus berwarna hitam kental yang biasanya terbuat dari udang) yang dioleskan/disisipkan di tengah-tengah tahu. Seperti tahu pong tetapi rasanya tidak asin, yaitu berasal dari tahu putih yang digoreng sampai warna kecokelatan tanpa dibumbui atau dibumbui dengan larutan garam dan bawang putih saja. Sedangkan petisnya berasa manis agak sedikit asin. Agar menggugah selera tahu petis biasanya dimakan dengan cabai rawit. Selain di Semarang, tahu petis juga dikenal di beberapa daerah lainnya seperti Surabaya dan Cirebon. Karakteristik utama tahu petis terletak pada profil rasa umami serta aroma spesifik yang dihasilkan oleh komponen petis, yang melengkapi cita rasa tahu goreng konvensional. Dalam perkembangannya, konsistensi tekstur petis mengalami variasi tingkat kekentalan mulai dari bentuk cair hingga pekat yang disesuaikan dengan preferensi regional maupun selera konsumen.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-140642 · Kontributor Wikipedia
Tahu petis — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka, Karakteristik; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29885293, 2026-09-18T06:21:36Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.