Teewurst
Teewurst adalah sosis Jerman yang terbuat dari dua bagian daging babi mentah (dan kadang-kadang daging sapi) dan satu bagian bacon; mereka di cincang, dimasak dan dikemas dalam bungkus (kebanyakan bungkus buatan yang poros) sebelum dimasuki di atas…
Ringkasan merujuk ke Teewurst — Wikipedia bahasa Inggris · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:101262495- Jenis
- Olahan pangan
- Wilayah terkait
- Wilayah belum dicatat
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Germany, Poland; Wilayah menurut sumber: Rügenwalde. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Teewurst adalah sosis Jerman yang terbuat dari dua bagian daging babi mentah (dan kadang-kadang daging sapi) dan satu bagian bacon; mereka di cincang, dimasak dan dikemas dalam bungkus (kebanyakan bungkus buatan yang poros) sebelum dimasuki di atas kayu beech. Sosis kemudian harus matang selama tujuh sampai sepuluh hari untuk mengembangkan rasa khasnya. Teewurst mengandung 30 sampai 40 persen lemak, yang membuatnya sangat mudah menyebar. Teewurst ditemukan di Pomerania, mungkin di kota kecil Baltik Rügenwalde (sekarang Darłowo, Polandia), pada pertengahan abad ke-19. Nama ini, yang berarti sosis teh, dikatakan berasal dari kebiasaan menyajikannya dalam sandwich pada waktu teh. Sampai tahun 1945, industri sosis di Rügenwalde sudah mapan, dan Teewurst adalah produk yang paling terkenal. Pada tahun 1927, istilah Rügenwalder Teewurst dinyatakan sebagai nama asal yang dilindungi.[WP-1262495]
Catatan dari sumber
Kategori menurut sumber: Sausage. Negara menurut sumber: Germany, Poland. Wilayah menurut sumber: Rügenwalde. Komponen yang dicatat: Pork and bacon.[WP-1262495]
Bahan menurut versi sumber
Komponen menurut sumber (istilah asli): Pork and bacon.
- Bakon komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan tidak dirinci pada cuplikan infoboxCakupan infobox pada revisi sumber; bukan semua versi [WP-1262495]
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Inggris
Teewurst is a German sausage made from two parts raw pork (and sometimes beef) and one part bacon; they are minced, seasoned and packed in casings (mostly porous artificial casings) before being smoked over beech wood. The sausage then has to mature for seven to ten days in order to develop its typical taste. Teewurst contains 30 to 40 percent fat, which makes it particularly easy to spread. Teewurst was invented in Pomerania, probably in the small Baltic town of Rügenwalde (now Darłowo, Poland), in the middle of the 19th century. The name, which means tea sausage, is said to derive from the habit of serving it in sandwiches at teatime. Up to 1945, the sausage industry in Rügenwalde was well established, and Teewurst was its best-known product. In 1927, the term Rügenwalder Teewurst was declared a protected designation of origin.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WP-1262495 · Kontributor Wikipedia
Teewurst — Wikipedia bahasa Inggris
Diadaptasi dari bagian pembuka dan ringkasan fakta artikel. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 1328188304, 2025-12-18T11:13:22Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.