Nasi gablok
Nasi gablok atau sego gablok adalah makanan tradisional dari lereng Gunung Lawu, tepatnya di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah.
Ringkasan merujuk ke Nasi gablok — Wikipedia bahasa Indonesia · Cara membaca informasi

Gambar belum dapat dimuat. Lihat berkas sumber.
Ringkasan profil
- ID profil
kuliner:8010004680607- Jenis
- Hidangan
- Wilayah terkait
- Indonesia
- Catatan tempat
- Negara menurut sumber: Indonesia; Wilayah menurut sumber: Yogyakarta. Nama tempat mengikuti sumber. Baca konteks hubungannya pada artikel.
- Peran lain
- Belum ada peran lain yang dicatat
- Variasi tercatat
- Belum dicatat terpisah
- Sumber rujukan
- 1 rujukan
- Diperbarui
Satu profil mewakili satu identitas dalam katalog. Nama lokal dan komposisinya dapat berbeda antarversi.
Identitas dan konteks
Nasi gablok atau sego gablok adalah makanan tradisional dari lereng Gunung Lawu, tepatnya di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Dalam seporsi nasi gablok terdapat nasi putih gurih, gadon (ayam cincang), botok daun bawang, dan bongko (pepes kacang tolo). Empat bagian ini masing-masing disimpan dalam bungkus daun pisang. Mulanya nasi gablok adalah makanan para kuli angkut di Pasar Tawangmangu pada sore hari. Menurut cerita masyarakat, para kuli harus makan dengan cepat sehingga tenggorokan mereka seret karena nasi. Kuli-kuli itu sering ditepuk punggungnya atau "digablok" oleh sesama kuli supaya nasi bisa tertelan dengan lancar.[WPI-4680607]
Catatan dari sumber
Negara menurut sumber: Indonesia. Wilayah menurut sumber: Yogyakarta. Konteks sajian: Menu utama. Penyajian: Panas. Komponen yang dicatat: nasi, botok, gadon, dan bongko.[WPI-4680607]
Bahan menurut versi sumber
Komponen pada versi sumber (istilah asli): nasi, botok, gadon, dan bongko.
- Nasi komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan mengikuti uraian sumberCakupan bagian sumber pada revisi yang ditautkan; bukan semua versi [WPI-4680607]
- Botok komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan mengikuti uraian sumberCakupan bagian sumber pada revisi yang ditautkan; bukan semua versi [WPI-4680607]
- Gadon komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan mengikuti uraian sumberCakupan bagian sumber pada revisi yang ditautkan; bukan semua versi [WPI-4680607]
- Bongko komponen yang dicatat sumber · Bentuk bahan mengikuti uraian sumberCakupan bagian sumber pada revisi yang ditautkan; bukan semua versi [WPI-4680607]
Komposisi dapat berbeda antarversi. Periksa bahan pada produk atau hidangan yang akan dikonsumsi.
Cara pengolahan
Tahap pengolahan belum dicatat terpisah. Lihat penjelasan pada sumber.
Teknik dijelaskan berdasarkan sumber profil. Uraian ini bukan panduan produksi.
Baca cuplikan sumber berbahasa Indonesia
Nasi gablok atau sego gablok adalah makanan tradisional dari lereng Gunung Lawu, tepatnya di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Dalam seporsi nasi gablok terdapat nasi putih gurih, gadon (ayam cincang), botok daun bawang, dan bongko (pepes kacang tolo). Empat bagian ini masing-masing disimpan dalam bungkus daun pisang. Mulanya nasi gablok adalah makanan para kuli angkut di Pasar Tawangmangu pada sore hari. Menurut cerita masyarakat, para kuli harus makan dengan cepat sehingga tenggorokan mereka seret karena nasi. Kuli-kuli itu sering ditepuk punggungnya atau "digablok" oleh sesama kuli supaya nasi bisa tertelan dengan lancar.
Cuplikan mengikuti versi sumber ini. Angka dan jadwal di dalamnya dapat merujuk pada masa lalu. Lisensi CC BY-SA 4.0; nama kontributor tersedia pada riwayat sumber.
Sumber rujukan
Sumber digunakan sesuai bagian yang diperiksa. Adaptasi Wikipedia mengikuti lisensi yang tercantum. Nama instansi pada rujukan tidak berarti dukungan terhadap Kuliner.
- WPI-4680607 · Kontributor Wikipedia
Nasi gablok — Wikipedia bahasa Indonesia
Diadaptasi dari bagian sumber: Pembuka; ringkasan fakta artikel bila tersedia. Terjemahan otomatis diberi label. Tidak semua klaim telah diperiksa silang. Uraian bukan resep baku.
Lisensi adaptasi: CC BY-SA 4.0 · Riwayat kontributor
Revisi 29328569, 2026-06-09T01:00:52Z; riwayat kontributor ditautkan. · Diakses 15 Oktober 2026.